Annisa Sabrina Iskandar, - (2022) Potensi Ekstrak Akar Manis (Glycyrrhiza Glabra) Pada Penyembuhan Lesi Ulserasi Recurrent Aphthous Stomatitis : Systematic Review. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021811133114_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
021811133114_BAB I.pdf Download (230kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021811133114_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Recurrent aphthous stomatitis (RAS) merupakan lesi yang umum ditemukan pada mukosa rongga mulut berupa ulkus berukuran kecil yang terasa nyeri yang berlangsung selama 7 hingga 14 hari dan mengganggu kualitas hidup pasien. Etiopatogenesis RAS hingga saat ini masih belum jelas. Terapi RAS pada saat ini berfokus terutama dalam mengurangi rasa nyeri dan mempercepat penyembuhan. Akar manis (Glycyrrhiza glabra) telah lama digunakan sebagai obat herbal dikarenakan bersifat antiinflamasi, antioksidan, antimikroba, dan antifungal. Potensi ekstrak akar manis (Glycyrrhiza glabra) dalam menurunkan intensitas rasa nyeri, diameter, dan durasi penyembuhan RAS telah dilaporkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meninjau potensi ekstrak akar manis (Glycyrrhiza glabra) pada penyembuhan lesi ulserasi RAS secara sistematis. Metode: Pencarian artikel dilakukan melalui PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar pada bulan Mei hingga Desember 2021. Artikel di-screening menggunakan PRISMA flow diagram dan kualitas artikel dinilai menggunakan JBI Critical Appraisal Checklist. Hasil: Enam studi randomized controlled trial dan satu studi quasi-experimental dengan total 325 orang yang mengalami RAS diinklusi. Beberapa penelitian membuktikan bahwa ekstrak akar manis (Glycyrrhiza glabra) menurunkan intensitas rasa nyeri, diameter, dan durasi penyembuhan RAS lebih signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Ekstrak akar manis (Glycyrrhiza glabra) memiliki potensi pada penyembuhan lesi ulserasi RAS dengan menurunkan intensitas rasa nyeri, diameter, dan/atau durasi penyembuhan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK. S. FKG. 116/22 Ann p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Akar manis, Glycyrrhiza glabra, recurrent aphthous stomatitis, obat herbal | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | |||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 01:45 | |||||||||
| Last Modified: | 03 Jun 2026 01:45 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141808 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


