Pengaruh Ekstrak Daun Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Terhadap Jumlah Sel Limfosit Pada Gingiva Tikus Wistar Yang Dipapar Bakteri Aggregatibacter Actinomycetemcomitans

Shifa Fauzia (2022) Pengaruh Ekstrak Daun Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Terhadap Jumlah Sel Limfosit Pada Gingiva Tikus Wistar Yang Dipapar Bakteri Aggregatibacter Actinomycetemcomitans. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
021911133122_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (11MB)
[img] Text (BAB I)
021911133122_BAB I.pdf

Download (108kB)
[img] Text (FULLTEXT)
021911133122_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (26MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Ekstrak daun eceng gondok mengandung flavonoid memiliki aktivitas antiinflamasi melalui peningkatan sekresi IL-2 sehingga proliferasi dan diferensiasi limfosit meningkat. Produksi limfosit meningkat pada paparan bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans untuk membantu menurunkan aktivitas toksin dari mikroba dan mempercepat penyembuhan. Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak daun eceng gondok (Eichhornia crassipes) terhadap jumlah sel limfosit pada gingiva tikus wistar yang dipapar bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Metode: Tikus wistar jantan dibagi 4 kelompok yaitu 2 kelompok kontrol dan 2 perlakuan. Kelompok kontrol diberi bakteri sedangkan kelompok perlakuan diberi bakteri dan ekstrak daun eceng gondok 1.56%. Pemberian bakteri dilakukan sekali sehari (08.00), sementara pemberian ekstrak dilakukan 2 kali sehari (08.30 dan 15.00). Tikus dikorbankan pada hari ke-3 (kontrol 1, perlakuan 1) dan ke-5 (kontrol 2, perlakuan 2), lalu dilakukan pemotongan rahang untuk diambil unit sampel jaringan gingiva diantara dua gigi insisif rahang bawah. Jaringan gingiva kemudian dibuat sediaan dengan pewarnaan Hematoxilin Eosin dan dilakukan pembacaan di bawah mikroskop untuk selanjutnya dilakukan penghitungan jumlah sel limfosit. Hasil: Rerata jumlah sel limfosit kelompok kontrol 1 (2.43?0.535), kontrol 2 (4.00?0.816), perlakuan 1 (7.00?0.816), dan perlakuan 2 (6.00?0.816). Hasil uji Kruskal-Wallis terdapat perbedaan bermakna antar kelompok dengan nilai p=0.000. Kesimpulan: Ekstrak daun eceng gondok dapat mempengaruhi jumlah sel limfosit pada gingiva tikus wistar yang dipapar bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FKG 58 - 23 SHI p
Uncontrolled Keywords: Aggregatibacter actinomycetemcomitans, antiinflamasi, gingiva, limfosit, eceng gondok.
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology
R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Creators:
CreatorsNIM
Shifa FauziaNIM021911133122
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAgung KrismarionoNIDN0007036801
Thesis advisorI Komang Evan WicaksanaUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 05 Jun 2026 08:19
Last Modified: 05 Jun 2026 08:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142065
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item