Alfian Rahmadhani Satria Hani Saputra, - (2022) KORELASI ANTARA PADAT TEBAR DENGAN GLUKOSA DAN KORTISOL PADA IKAN KERAPU CANTANG (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus) YANG DIPELIHARA DI TAMBAK SEBAGAI INDIKATOR STRES. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (225kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (39kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (994kB) | Request a copy |
Abstract
"Ikan kerapu Cantang merupakan ikan hasil hibridasi antara ikan kerapu macan betina dengan ikan kerapu kertang jantan yang mempunyai nilai eknonomis tinggi. Meninjau harga ikan kerapu di pasar Indonesia berkisar antara Rp 110.000- 120.0000/kilogram. Hingga saat ini hampir seluruh spesies ikan kerapu telah menjadi komoditas ekspor penting terutama di negara Hongkong, Jepang, Singapura dan Cina. Nilai ekspor ikan kerapu di Indonesia tercatat mencapai sebesar 16,42 juta US$ pada tahun 2017, akan tetapi nilai ekspor tersebut masih belum memenuhi permintaan pasar ekspor untuk ikan kerapu setiap tahunya yang terus mengalami peningkatan sebesar 30,75%/tahun. Budidaya yang memiliki tingkat padat tebar yang tinggi akan menyebabkan stres pada ikan. Stres merupakan sejumlah respon fisiologis dari tubuh yang terjadi pada saat hewan berusaha mempertahankan keadaan homeostatis pada tubuhnya. Stres yang terjadi pada ikan salah satunya disebabkan karena kondisi lingkungan yang buruk. Dalam kondisi stres, ikan mengalami respon primer dan respon sekunder. Selama stres dapat terjadi inaktivasi insulin sehingga menutup penggunaan glukosa oleh sel yang akan digunakan untuk mengatasi stres. Selain itu peningkatan padat tebar budidaya dapat berpengaruh terhadap oksigen. Tingkat konsumsi oksigen sangat dipengaruhi oleh faktor kepadatan karena kandungan oksigen terlarut yang mengalami penurunan diakibatkan oleh peningkatan jumlah kepadatan. Peningkatan kepadatan menyebabkan penurunan kualitas air selama budidaya. Penelitian ini menggunakan metode survei, survei merukapan suatu metode untuk pengumpulan data yang akan di tafsirkan secara umum yang terdapat pada lapangan. Cara yang dapat dilakukan untuk metode survei yaitu dengan sensus atau sampling. Data premier adalah data yang didapatkan secara langsung dilapangan yaitu sampel ikan kerapu cantang, kadar glukosa darah ikan kerapu cantang, Kadar kortisol ikan kerapu cantang, dan sampel air.Data sekunder adalah data yang didapatkan dari beberapa sumber pendukung seperti jumlah pakan yang diberikan, lama pemeliharaan, luas kolam, jarak inlet dan outlet air. Persamaan regresi berbentuk garis lurus atau dalam bentuk melengkung. Setelah dilakukan analisis regresi selanjutnya akan di lakukan analisis korelasi, untuk mengukur dan mengetahui keeratan hubungan antar beberapa faktorVariabel X dan Y akan dimasukan kedalam software untuk melakukan analisis regresi, software yang digunakan pada penelitian ini yaitu SPSS. Nilai konsentrasi glukosa pada ikan kerapu cantang ya yang dipelihara di kolam budidaya ikan kerapu cantang Kecamatan Brondong, Lamongan, Jawa Timur pada kolam 1 sebesar 55,76 ± 6,66 mg/dl dan kolam 2 sebesar 44,2±15,04 mg/dl, sedangkan nilai kadar kortisol ikan kerapu cantang ya yang dipelihara di kolam budidaya ikan kerapu cantang Kecamatan Brondong, Lamongan, Jawa Timur pada kolam 1 sebesar 112,6363 ± 4,551 dan kolam 2 sebesar 116,447 ± 5,487. Terdapat korelasi padat tebar dan kualitas air terhadap konsentrasi darah dan kadar kortisol sebagai indikator stress pada ikan kerapu yang dipelihara di kolam budidaya ikan kerapu cantang Kecamatan Brondong, Lamongan, Jawa Timur. Hal ini dapat dilihat dari nilai konversi (R) sebesar 0.729 pada glukosa dan nilai konversi (R) pada kortisol sebesar 0.722 "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A 29 - 23 Alf k | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | blood, grouper, cortisol, glucose | ||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture | ||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 03:48 | ||||||
| Last Modified: | 11 Jun 2026 03:48 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142286 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


