Luaran 6 Bulan Pasien Covid-19 Usia Lanjut Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya : Penelitian Deskriptif Menggunakan Data Primer di RS Lapangan Indrapura Surabaya

STELLA PRAVITA, - (2022) Luaran 6 Bulan Pasien Covid-19 Usia Lanjut Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya : Penelitian Deskriptif Menggunakan Data Primer di RS Lapangan Indrapura Surabaya. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
011628026303-HAL JUDUL.pdf

Download (281kB)
[img] Text (BAB 1)
011628026303-BAB 1.pdf

Download (39kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011628026303.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: SARS-CoV-2 merupakan virus jenis baru yang menyebabkan pandemi COVID-19 sejak tahun 2020. COVID-19 sangat berdampak pada kelompok usia lanjut pada saat infeksi akut maupun paska infeksi. Dampak paska infeksi COVID-19 dilaporkan sangat mempengaruhi kualitas hidup individu. Saat ini perlu mengetahui secara lebih detail dampak paska infeksi COVID-19 pada usia lanjut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menjelaskan luaran 6 bulan kesintasan hidup, long COVID,reinfeksi, rehospitalisasi, kualitas hidup pasien usia lanjut setelah terinfeksi COVID-19 yang pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data primer kuisioner terhadap 220 pasien COVID-19 usia >60 tahun yang pernah dirawat di Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya periode rawat inap 1 Juni 2020-31 Maret 2021. Analisis disajikan secara deskriptif yaitu frekuensi, persetase, mean±SD. Hasil: Karakteristik dasar subjek mayoritas laki- laki (55,9%) dengan rerata usia 64 tahun, bekerja (87,7%), memiliki berat berlebih (67,7%) dan komorbid (72,3%) yaitu hipertensi (60,5%) dan diabetes melitus (21,3%). Subjek penelitian paling banyak mengalami gejala COVID-19 respirasi (36,2%) dan demam (15,8%) dengan derajat keparahan ringan (59,1%), perawatan >10 hari (60%), dan luaran perawatan dinyatakan sembuh (89,5%). Satu subjek tidak diamati karena meninggal sebelum waktu pemantauan. Setelah pemantauan 6 bulan terdapat 4 kematian (1,8%) dengan rentang usia paling banyak 60-69 tahun, bekerja, memiliki berat berlebih dan riwayat derajat ringan. Seluruh subjek meninggal memiliki komorbid terutama hipertensi dan diabetes. Long COVID dialami 34 subjek (15,5%) dalam 6 bulan dengan gejala dan durasi yang bervariasi. Reinfeksi terjadi pada 3 subjek (1,4%) dan 10 subjek (4,5%) mengalami rehospitaliasi bukan karena COVID-19 kembali. Kualitas hidup subjek dinilai menggunakan EQ5D5L pada 6 bulan setelah terinfeksi didapatkan hasil sedikit bermasalah pada dimensi mobilitas (2,3%), perawatan diri (1,4%), kegiatan yang biasa dilakukan (2,3%), rasa nyeri/ tidak nyaman (6%), rasa cemas/ depresi (4,2%), cukup bermasalah pada dimensi mobilitas (1,9%), perawatan diri (0,5%), kegiatan yang biasa dilakukan (0,5%), rasa nyeri/ tidak nyaman (1,4%). Rerata EQ-VAS 86±14. Kesimpulan: Pengamatan 6 bulan pasien COVID-19 usia lanjut di Rumah Sakit Lapnagan Indrapura terdapat 1,8% kematian, 15,5% subjek dengan long COVID, 1,4% reinfeksi, 4,5% rehospitalisasi, dan memiliki masalah pada 5 dimensi kualitas hidup terutama pada rasa nyeri/ tidak nyaman (7,4%) dengan rerata EQ-VAS 86.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.PD 08 - 23 Ste l
Uncontrolled Keywords: COVID-19, usia lanjut, SARS CoV-2, kesintasan, luaran
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Dalam
Creators:
CreatorsNIM
STELLA PRAVITA, -NIM011628026303
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorNOVIRA WIDAJANTI, -NIDN8826800016
Thesis advisorHADIQ FIRDAUSI, -NIDN0028117304
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 12 Jun 2026 04:07
Last Modified: 12 Jun 2026 04:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142372
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item