Tamita Anggi Margaretha (2022) Uji Biokompatibilitas Alloplast Graft Kombinasi HA Portunus Pelagicus Dan Polycaprolactone Dalam Beberapa Konsentrasi Terhadap Sel Osteoblas (In Vitro). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021911133163_halaman judul.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
021911133163_bab i.pdf Download (143kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021911133163_fulltext.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Berdasarkan studi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 6 bulan pasca pencabutan gigi dapat mengakibatkan terjadinya resorpsi pada tulang alveolar secara horizontal maupun vertikal. Pemberian bone graft seperti xenograft atau alloplast graft dapat menjadi upaya alternatif yang dapat dilakukan untuk menjaga volume tulang pasca pencabutan gigi. Alloplast graft dapat dibuat dari hidroksiapatit yang juga merupakan komponen utama pada mineral tulang. Dalam beberapa penelitian dibuktikan bahwa cangkang Portunus pelagicus terbukti dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan biomaterial hidroksiapatit. Satu ulasan menunjukkan bahwa pelapisan PCL pada hidroksiapatit dapat bermanfaat untuk meningkatkan sifat mekanik sebagai bahan rekayasa jaringan tulang. Untuk mengatasi keterbatasan sifat mekanik dari hidroksiapatit, telah berhasil dikombinasikan hidroksiapatit dengan PCL. Bahan ini sudah melalui uji mekanik namun masih perlu dilakukan uji sitotoksisitas terhadap sel secara in vitro untuk mengetahui biokompatibilitasnya. Tujuan: Untuk mengetahui biokompatibilitas alloplast graft kombinasi hidroksiapatit Portunus pelagicus dan polycaprolactone dalam beberapa konsentrasi terhadap pertumbuhan sel osteoblas. Metode: Tingkat biokompatibilitas dilihat dengan membandingkan persentase viabilitas sel antar kelompok melalui perhitungan nilai absorbansi yang diperloleh dari ELISA reader pada uji MTT assay. Dalam penelitian ini terdapat kelompok perlakuan alloplast graft HA-PCL dengan konsentrasi 0,25M, 0,5M, 0,75M, dan 1M, kelompok FDBX, kelompok kontrol media, dan kelompok kontrol sel. Data dianalisis dengan uji One Way Anova. Hasil: Persentase viabilitas sel osteoblas yang hidup pada tiap kelompok alloplast graft bernilai diatas 90%. Alloplast graft HA-PCL 1M menunjukkan hasil persentase yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok lainnya. Uji Kruskal Wallis menunjukkan nilai signifikansi (p>0,05). Hal ini menandakan tidak ada perbedaan yang signifikan antar tiap kelompok. Kesimpulan: Alloplast graft kombinasi HA-PCL teruji secara in vitro dapat menghasilkan pertumbuhan sel osteoblas yang lebih baik dibandingkan dengan FDBX yang kerap kali digunakan. Alloplast graft konsentrasi 1M menghasilkan persentase viabilitas sel yang lebih baik dibandingkan konsentrasi lainnya. Berdasarkan uji statistik data tidak ada perbedaan yang signifikan antar tiap kelompok.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG 78 - 23 TAM u | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Alloplast graft, FDBX, Hidroksiapatit, PCL, Portunus pelagicus | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) > R856-857 Biomedical engineering. Electronics. Instrumentation R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics |
|||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 07:02 | |||||||||
| Last Modified: | 15 Jun 2026 07:02 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142493 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


