Zetta Zea Zhafira (2022) Hubungan Nilai Bekas Luka Dan Tampilan Bibir Dengan Aspek Psikologi Pada Pasien Labioplasty Di Rumah Sakit Gigi Dan Mulut Pendidikan Universitas Airlangga Menggunakan Skor Cleft-Q. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021911133082_HALAMAN JUDUL.pdf Download (488kB) |
|
|
Text (BAB I)
021911133082_BAB I.pdf Download (132kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021911133082_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
HUBUNGAN NILAI BEKAS LUKA DAN TAMPILAN BIBIR DENGAN ASPEK PSIKOLOGI PADA PASIEN LABIOPLASTY DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT PENDIDIKAN UNIVERSITAS AIRLANGGA MENGGUNAKAN SKOR CLEFT-Q ABSTRAK Latar Belakang: Cleft lip and/or palate (CLP) merupakan kelainan bawaan pada wajah yang disebabkan kegagalan jaringan untuk menyatu. CLP membutuhkan perawatan multidisiplin yang menjadi pertimbangan pasien mengenai hasil operasi. Cleft-Q merupakan Patient-Reported Outcome Measure yang dikembangkan secara internasional untuk menilai surgical outcome pasien CLP. Aspek yang dinilai Cleft-Q adalah penampilan wajah, fungsi wajah, dan kualitas hidup pasien. Penampilan bekas luka dan bibir menjadi salah satu aspek yang diperhatikan oleh pasien. Aspek psikologi juga berpengaruh terhadap pasien dan aspek tersebut dipengaruhi oleh banyak variabel. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan penampilan bekas luka dan bibir dengan aspek psikologi hasil operasi labioplasty pada pasien Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Airlangga menggunakan skor Cleft-Q. Metode: Penelitian dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner Cleft-Q versi Bahasa Indonesia yang sudah divalidasi oleh McMaster University, Hamilton, Canada, and The Hospital for Sick Children, Toronto, Canada baik secara langsung maupun melalui telepon. Data dilakukan uji korelasi menggunakan Spearman Correlation Test. Hasil: Uji korelasi penampilan bekas luka dan bibir dengan aspek psikologi memiliki nilai r = 0.942 yang menunjukkan hubungan korelasi bersifat positif dan sangat kuat. Pada hubungan penampilan bekas luka dengan aspek psikologi memiliki nilai r = 0.932, pada hubungan penampilan bibir dengan aspek psikologi memiliki nilai r = 0.929 dimana keduanya menunjukkan tingkat hubungan korelasi bersifat positif dan sangat kuat. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara penampilan bekas luka dan bibir dengan aspek psikologi pada pasien labioplasty di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Airlangga. Kata kunci: Cleft-Q, Penampilan bekas luka, Penampilan Bibir, Aspek Psikologi, Patient-Reported Outcome Measure
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG 115 - 23 ZET h | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Cleft-Q, Penampilan bekas luka, Penampilan Bibir, Aspek Psikologi, Patient-Reported Outcome Measure | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RD Surgery > RD520-599.5 Surgery by region, system, or organ R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry |
|||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 07:33 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Jun 2026 07:33 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142941 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


