Era Septika Wijayanti (2022) Masyarakat Konsumsi : Prespektif Jean Baudrillard(Studi Kasus Makna Simbol dibalik Perilaku Konsumsi Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga terhadap Produk Fashion Trend). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071811733026_HALAMAN JUDUL.pdf Download (936kB) |
|
|
Text (BAB I)
071811733026_BAB I.pdf Download (732kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071811733026_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi digital yang telah mengubah pola perilaku dan sikap masyarakat termasuk mahasiswi dalam segi berbelanja. Adanya globaliasi membuat semua orang secara tidak langsung mengikuti dan tidak mau ketinggalan zaman. Kini, berbelanja saat ini lebih mudah dan praktis dalam mendapatkan berbagai kebutuhan terutama kebutuhan fashion yang menjadi salah satu pemicu mahasiswi berperilaku konsumsi. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan perilaku konsumsi pada mahasiswi berbelanja serta mendeskripsikan makna simbol dibalik perilaku konsumsi mahasiswi FEB terhadap fashion trend. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sementara itu, untuk menganalisis makna simbol dibalik perilaku konsumsi mahasiswi FEB Unair, peneliti menggunakan Teori Konsumsi Jean Baudrillard. Peneliti menggunakan pengumpulan data primer berupa observasi, wawancara mendalam secara offline dan online serta di dukung dengan data sekunder berupa sumber tertulis dari jurnal penelitian, buku, skripsi terdahulu dan social media. Hasil penelitian menunjukan menunjukkan bahwa mahasiswi cenderung berperilaku konsumsi. Hal tersebut terlihat dari cara mahasiswi berbelanja dan menjaga penampilannya dengan membeli produk fashion minimal 2 kali hingga 4 kali di online maupun offline shopping dengan menunjukkan adanya brand/merek berkelas yang melambangkan prestige, mengikuti trend dan menampilkan gaya hidup mewah yang ditunjukkan pada identitas status sosial yang dimiliki mahasiswi. Mahasiswi lebih cenderung mengkonsumsi fashion sebagai objek nilai guna yang dianggap sebagai simbol nilai prestige atau nilai tanda dengan tujuan untuk menaikan status sosialnya. Faktor lainnya yang mempengaruhi mahasiswi berbelanja yaitu adanya simbol ditunjukkan mahasiswi saat berbelanja fashion seperti membeli karena melihat iklan yang menunjukkan adanya promo atau diskon dan melihat dari sisi merek (brand). Selain itu, dengan berbelanja online akan mendapatkan kemudahan dan praktisnya yang diterima dalam sistem pembayaran serta sistem pengantaran dan bahkan harga yang beragam. Hal tersebut sebagai realitas semu dan virtual yang dianggap lebih nyata. Mahasiswi kini bukan lagi mengkonsumsi produk fashion di online atau offline shopping sebagai pemenuhan kebutuhan melainkan sebagai pemenuhan hasrat atau keinginan yang tujuannya untuk mencapai kesenangan dan kepuasan batin. Hal inilah yang menunjukkan konsumsi tidak lagi berdasarkan nilai guna melainkan adanya suatu simbol (nilai tanda) yang melekat pada barang tersebut sehingga kegiatan konsumsi telah mengalami pergeseran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.A 32 - 23 Era m | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Female Student, Consumption Behavior, Lifestyle, Shopping, Symbol Value, Fashion Trend, Meaning. | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology > HM1106-1171 Interpersonal relations. Social behavior | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 01:12 | ||||||
| Last Modified: | 25 Jun 2026 01:12 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142951 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


