Tiara Alamanda Ginting, - (2022) Pengaruh Perdana Menteri Jacinda Ardern Terhadap Kebijakan Luar Negeri Selandia Baru Tentang Climate Refugee. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071811233090_HALAMAN JUDUL.pdf Download (610kB) |
|
|
Text (BAB I)
071811233090_BAB I.pdf Download (198kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071811233090_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (883kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang pengaruh Perdana Menteri Jacinda Ardern terhadap kebijakan luar negeri Selandia Baru terkait climate refugee. Sejak awal, Ardern telah mengidentifikasikan perubahan iklim sebagai isu yang krusial bagi generasinya, terutama bagi negara Kawasan Pasifik. Ia juga menyadari bahwa perubahan iklim telah mendorong terjadinya migrasi, sehingga Selandia Baru sebagai salah satu negara besar dan maju di Kawasan Pasifik harus terus berupaya untuk menanggapi isu tersebut secara efektif. Skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya pengaruh yang signifikan dari Ardern sebagai pengambil keputusan kebijakan luar negeri, sekaligus pemimpin perempuan termuda Selandia Baru, terlepas dari adanya perbedaan perspektif dan agenda prioritas dari berbagai pihak, yakni para pengambil keputusan kebijakan lainnya. Penelitian ini berusaha untuk menjawab pertanyaan terkait mengapa Perdana Menteri Jacinda Ardern memiliki pengaruh yang besar terhadap kebijakan luar negeri Selandia Baru, secara spesifik terkait climate refugee. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini dikerangkakan melalui konsep pengaruh pemimpin dalam kebijakan luar negeri, women in foreign policy, serta pemimpin perempuan dan kebijakan luar negeri feminin. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif berupa interpretasi data-data dan informasi yang diperoleh melalui dari berbagai sumber. Melalui penelitian ini penulis menemukan bahwa terdapat tiga sifat feminin yang ditonjolkan Ardern sebagai seorang pemimpin. Sifat-sifat tersebut di antaranya adalah mengedepankan ethic of care, mengedepankan narasi dan upaya perwujudan perdamaian, serta memprioritaskan kesetaraan gender dan menjunjung tinggi hak asasi perempuan. Ketiga sifat feminin tersebut memperoleh dukungan dari para pengambil kebijakan dan diterima secara luas oleh publik, yang membuktikan adanya pengaruh besar yang dimiliki oleh Ardern terhadap kebijakan climate refugee Selandia Baru.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.HI.31/22 Tia p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ardern, kebijakan luar negeri, climate refugee, ethic of care, perwujudan perdamaian, kesetaraan gender | ||||||
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 02:56 | ||||||
| Last Modified: | 25 Jun 2026 02:56 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143062 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


