Rizky Novita Anjaswanti, - (2022) Analisis Faktor Risiko Riwayat Balita, Perilaku Anggota Keluarga, Dan Kondisi Fisik Lingkungan Rumah Terhadap Kasus Pneumonia Pada Balita Di Indonesia: Meta - Analysis Tahun 2016-2021. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
101811133025-HAL JUDUL.pdf Download (191kB) |
|
|
Text (BAB 1)
101811133025-BAB 1.pdf Download (58kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133025.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penyakit pneumonia dapat terjadi di negara berkembang wilayah Afrika dan Asia, salah satunya adalah Indonesia. Pada tahun 2015, cakupan penemuan pneumonia pada balita di Indonesia sebesar 63,45% mengalami peningkatan pada tahun 2016 sebesar 65,27%. Meskipun angka cakupan penemuan pneumonia mengalami peningkatan tetapi pencapaian tersebut masih jauh dari angka yang ditarget SPM yaitu 100%. Kasus pneumonia pada balita dapat disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya riwayat balita, perilaku anggotakeluarga, dan kondisi lingkungan sekitar balita. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis besaran faktor risiko hubungan riwayat balita, perilaku anggota keluarga, dan kondisi fisik lingkungan rumah dengan kasus pneumonia pada balitadi Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic review kemudian dilakukan metode meta-analisis yang dilakukan dengan software JASP version 0.14.1.0. Sumber data dalam penelitian ini didapatkan dari dua database yang terdiri dari Google Scholar dan PubMed dengan topik penelitian yang serupa. Kemudian dilakukan pemilahan artikel sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi dan diperoleh 42 artikel penelitian. Hasil analisis dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa variabel status gizi (76,5%), imunisasi (47%), ASI eksklusif (62%), kebiasaan merokok (69,2%), jenis bahan bakar memasak (20%), pencahayaan (69,2%), suhu (20%), kelembaban (63,7%), luas ventilasi (60%), dan kepadatan hunian rumah (53,3%) memiliki hubungan dengan kasus pneumonia pada balita di Indonesia. Pada variabel luas ventilasi memiliki tingkat faktor risiko tinggi yaitu 3,705 kali lebih besar menyebabkan kasus pnemonia pada balita di Indonesia. Sedangkan pada variabel jenis bahan bakar memasak memiliki risiko terendah yaitu 1,632 kali lebih besar menyebabkan kasus pnemonia pada balita di Indonesia. Tingkat faktor risiko paling tinggi berada pada variabel luas ventilasi rumah dan pencahayaan rumah yang dapat memicu kasus pneumonia pada balita di Indonesia. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi salah satu bahan acuan untuk mengurangi angka tingginya kasus pneumonia pada balita. Sehingga pihak pemerintah, petugas kesehatan, dan masyarakat dapat lebih baik untuk mencegah kasus pneumonia pada balita di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 29 - 23 Riz a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Balita, Indonesia, Kasus Pneumonia, Meta-Analisis | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 03:35 | ||||||
| Last Modified: | 30 Jun 2026 03:35 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143259 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


