Muhammad Rizal Nurdin (2022) Konsentrasi Minimum Ekstrak Rosella Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus aureus. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021911133016_HALAMAN JUDUL.pdf Download (5MB) |
|
|
Text (BAB I)
021911133016_BAB I.pdf Download (111kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021911133016_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (11MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Penggunaan peranti ortodonti cekat semakin marak dewasa ini. Peranti ortodonti cekat merupakan perawatan yang umum sebagai terapi maloklusi. Salah satu masalah yang sering dihadapi pasien peranti cekat adalah oral hygiene yang disebabkan hilangnya kemampusan self-cleansing oleh lidah dan pipi oleh karena bentuk peranti cekat yang rumit. Penurunan oral hygiene menyebabkan akumulasi plak dan bakteri pada rongga mulut, khususnya Staphylococcus aureus. S.aureus merupakan bakteri patogen Gram-positif yang dapat membentuk biofilm di rongga mulut manusia. Salah satu terapi yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian obat antibakteri. Salah satu herbal yang memiliki sifat antibakteri adalah rosella. Pada ekstrak rosella terdapat senyawa antibakteri yang terdiri dari alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin, dimana setiap senyawa yang terkandung memiliki cara kerja antibakteri yang berbeda. Tujuan: Meneliti aktivitas antibakteri ekstrak rosella terhadap S.aureus dengan melihat nilai Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC). Metode: Jenis penelitian eksperimental laboratorium in vitro. Kelompok yang diteliti adalah kelompok kontrol negatif berupa S.aureus+BHIB, kelompok kontrol positif berupa S.aureus+BHIB+NaF 2%, kelompok perlakuan berupa ekstrak rosella yang telah dilakukan serial dilusi 100%, 50%, 25%, 12.5%, 6.25%, dan 3.125% yang masing-masing dimasukkan dalam tabung reaksi+S.aureus+BHIB. Hasil: Konsentrasi 25% dinilai sebagai MBC dan konsentrasi 12.5% dinilai sebagai MIC. Simpulan: Ekstrak rosella memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.aureus yang dibuktikan dengan melihat nilai MIC dan MBC.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG 150 - 23 MUH k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | ekstrak rosella, Staphylococcus aureus, antibakteri, Minimum Inhibitory Concentration (MIC), Minimum Bactericidal Concentration (MBC). | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology > QR1-502 Microbiology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica |
|||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 04:52 | |||||||||
| Last Modified: | 30 Jun 2026 04:52 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143275 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


