Rizka Rohadatul ‘Aisy, - (2022) Re-Negosiasi Identitas Anak dengan Latar Belakang Orang Tua Bercerai. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071611433015_HALAMAN JUDUL.pdf Download (621kB) |
|
|
Text (BAB I)
071611433015_BAB I.pdf Download (383kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071611433015_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Keluarga bercerai digambarkan sebagai keluarga yang dimana suami dan istri memutuskan untuk tidak hidup bersama lagi dan sebagai tanda berakhirnya suatu ikatan pernikahan dengan kesepakatan antara kedua belah pihak yaitu suami dan istri. Saat keluarga memutuskan untuk bercerai, maka keluarga tidak lagi dapat menjalankan fungsinya dengan semestinya. Studi ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan indepth interview dan kriteria informan yang telah ditentukan oleh peneliti yaitu remaja yang berusia 13 tahun hingga umur 21 tahun dan belum menikah dalam keluarga bercerai. Analisis data dilakukan dengan teori Identitas oleh Jenkins sebagai teori acuan pertama, kemudian Teori Interaksionisme Simbolik yang diprakasai Mead , Teori Looking Glass Self oleh Cooley , dan dilengkapi dengan Faktor-faktor Pembentukan Konsep Diri untuk membantu menjabarkan hasil penelitian sesuai dengan rumusan masalah yang diangkat oleh peneliti. Melalui analisis data yang diperoleh bahwa anak dengan latar belakang orang tua bercerai menunjukkan simbol-simbol yang membentuk identitas diri pasca perceraian orangtua. Dari hasil penelitian yang diperoleh menujukkan bahwa terdapat anak yang menujukkan identitas diri yang positif dan juga identitas diri yang negatif. Namun, terdapat peralihan ketika anak yang memiliki identitas diri negatif mengalami pertumbuhan menuju dewasa. Anak mulai mengalami perubahan identitas diri yang lebih baik agar diterima oleh masyarakat. Adapun figur yang dijadikan sebagai pembentuk identitas anak yaitu orangtua terdekat, kelumpok rujukan (Reference Group), akulturasi diri, implementasi dan realisasi diri.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK S.FISIP.S.10-22 Riz r | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Anak, perceraian, identitas diri, re-negosiasi. | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:09 | ||||||
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:09 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143306 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


