PENGARUH PENAMBAHAN SARI BIJI WIJEN PUTIH (Sesamun Indicum) TERHADAP KADAR KALSIUM, NILAI ORGANOLEPTIK DAN NILAI EKONOMI GIZI PERMEN JELLY

SITI SUHARTATIK (2022) PENGARUH PENAMBAHAN SARI BIJI WIJEN PUTIH (Sesamun Indicum) TERHADAP KADAR KALSIUM, NILAI ORGANOLEPTIK DAN NILAI EKONOMI GIZI PERMEN JELLY. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101811233009_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
101811233009_BAB I.pdf

Download (457kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101811233009_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Formulasi makanan tinggi kalsium diperlukan untuk membantu meningkatkan asupan kalsium pada remaja sehingga pertumbuhan tulang bisa berlangsung secara optimal. Bahan makanan yang digunakan sebagai sumber kalsium yaitu biji wijen putih yang diolah menjadi sari biji wijen putih. Sasaran produk permen jelly sari biji wijen putih yaitu remaja usia 10-18 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sari biji wijen putih terhadap kadar kalsium dan nilai organoleptik permen jelly.Jenis penelitian berupa penelitian eksperimental dengan menambahkan sari biji wijen putih ke dalam formula permen jelly. Panelis penelitian terdiri dari5 panelis terbatas pada penelitian pendahuluan dan 25 panelis pada penelitian lanjutan. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan uji statistik Kruskal Wallis dan uji Mann-Whitney dengan nilai signifikansi < 0,05. Hasil uji keseluruhan didapatkan permen jelly F1 (1,56) sebagai formula terbaik dengan penambahan biji wijen sebanyak 100 gram ke dalam 200 ml air untuk pembuatan sari biji wijen. Kandungan kalsium berdasarkan hasil uji labolatorium yaitu 124,03 mg/100 gram. Hasil uji statistik Kruskall Walis menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan bentuk (0,687), tekstur (0,574), dan kekenyalan (0,607) pada permen jelly. Sedangkan pada indikator warna, aroma, dan rasa menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dengan nilai signifikansi berturut-turut sebesar 0,011, 0,029, dan 0,001. Nilai ekonomi per sajian permen jelly F1 (49 gram) yaitu sebesar Rp8.379,00 dengan nilai ekonomi gizi sebesar Rp138,00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permen jelly F1 merupakan formula optimasi, namun kandungan kalsiumnya masih belum memenuhi standar BPOM, sehingga perlu ditambahkan bahan pangan sumber kalsium.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM.G 28 - 23 Sit p
Uncontrolled Keywords: Calcium, jelly candy, sesame milk, adolescents.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Program Studi Gizi
Creators:
CreatorsNIM
SITI SUHARTATIKNIM101811233009
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorANNIS CATUR ADINIDN196903011994121001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 02 Jul 2026 03:30
Last Modified: 02 Jul 2026 03:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143413
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item