Reinaya Tifa Pratiwi (2022) Uji Antibakteri Kombinasi Metabolit SHED dengan Alpha-Mangostin dan Metabolit SHED dengan EGCG terhadap Bakteri Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021911133060_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
021911133060_BAB I.pdf Download (146kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021911133060_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (10MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Penyakit pada rongga mulut paling sering disebabkan oleh bakteri. Bakteri yang dominan pada rongga mulut salah satunya adalah bakteri Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus. Penggunaan bahan antibakteri yang berasal dari tanaman menjadi salah satu pilihan untuk terapi. Manggis merupakan buah asli Asia Tenggara yang mampu menghasilkan xanthone. Xanthone mengandung Alpha mangostin yang mempunyai kandungan antibakteri. Kandungan Epigallocatechin-3-gallate (EGCG) pada teh hijau juga mengandung bahan antibakteri. Epigallocatechin-3-gallate (EGCG) mempunyai fungsi antibakteri yang sangat kuat, terutama pada bakteri gram positif seperti Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus. Selain itu penggunaan metabolit dari Stem cells in the Human Exfoliated Deciduous teeth (SHED) juga dapat menjadi alternatif dari terapi regeneratif karena mempunyai banyak aktivitas bioaktif. Tujuan: Mengetahui sifat antibakteri penggunaan metabolit SHED yang dikombinasikan dengan alpha mangostin dan kombinasi metabolit SHED dengan EGCG terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus. Metode: Menghitung zona hambat bakteri pada kertas cakram yang diletakkan pada media pertumbuhan bakteri. Data penelitian dianalisis menggunakan One way ANOVA. Hasil: Terdapat aktivitas antibakteri metabolit SHED yang dikombinasikan dengan alpha mangostin dan kombinasi metabolit SHED dengan EGCG terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus Simpulan: Metabolit SHED yang dikombinasikan dengan alpha mangostin dan kombinasi metabolit SHED dengan EGCG mempunyai sifat antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus dengan hasil yang lebih baik pada kombinasi metabolit SHED dengan alpha mangostin. Kata kunci: SHED, Alpha mangostin, EGCG, Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG 163 - 23 REI u | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | SHED, Alpha mangostin, EGCG, Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology > QR1-502 Microbiology R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry |
|||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 03:32 | |||||||||
| Last Modified: | 02 Jul 2026 03:32 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143417 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


