NADIA ENGLA HARDA (2022) STUDI ETNOBOTANI PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT UNTUK MENGATASI PENYAKIT HIPERTENSI DI WILAYAH NAGARI AUA KUNIANG, KECAMATAN PASAMAN, PASAMAN BARAT, SUMATERA BARAT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
151810483010_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
151810483010_BAB I.pdf Download (362kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
151810483010_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Hipertensi merupakan penyakit peningkatan tekanan darah sistolik ? 140 mmHg dan diastolik ? 90 mmHg. Di Indonesia angka prevalensi hipertensi cukup tinggi, sekitar 6-15%, bahkan pada usia 50 tahun keatas angka tersebut mencapai 20% dan semakin hari semakin meningkat. Studi etnobotani mengenai tumbuhan obat untuk beberapa penyakit seperti hipertensi sudah banyak dilakukan oleh peneliti, akan tetapi masih berpusat di pulau Jawa dan Bali sedangkan di pulau Sumatera sendiri khususnya Nagari Aua Kuniang Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat masih sedikit. Tujuan: Mengidentifikasi dan mengkaji tumbuhan obat yang digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi penyakit hipertensi di Nagari Aua Kuniang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Metode: Sampel responden yaitu masyarakat yang diambil menggunakan purposive sampling, yang terdiri dari responden kunci dan responden masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara secara online maupun melalui telepon yang berpedoman pada daftar pertanyaan yang ada di kuesioner wawancara. Hasil: Didapatkan 15 responden kunci dan 60 responden masyarakat serta 24 tumbuhan obat untuk mengatasi penyakit hipertensi. Tumbuhan obat yang sering digunakan adalah seledri (Apium graveolens L.) dari famili Apiaceae dan timun (Cucumis sativus L.) dari famili Cucurbitaceae. Bagian tumbuhan obat yang digunakan adalah daun, umbi, daging buah, dan herba. Bagian yang paling banyak dimanfaatkan adalah bagian daun. Penggunaan tumbuhan dapat digunakan secara langsung dan dapat diminum atau dimakan setelah melalui proses pengolahan. Sedangkan pengolahan yang dilakukan dengan cara direbus, dijus dan dibakar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FV.PT 11 - 23 Nad s | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Etnobotany, Medical palnts, Hypertension, West Sumatera | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine | |||||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D4 Pengobat Tradisional | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 01:49 | |||||||||
| Last Modified: | 03 Jul 2026 01:49 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143463 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


