Tasya Endah Milinia, - (2022) Hubungan Antara Karakteristik Individu, Tugas, Dan Sistem Kerja Dengan Beban Kerja Mental (Studi pada Guru SMKN 2 Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
101811133121-HAL JUDUL.pdf Download (213kB) |
|
|
Text (BAB 1)
101811133121-BAB 1.pdf Download (49kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133121.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Masa pandemi merubah seluruh bentuk sistem kerja pada sektor pendidikan. Perubahan sistem kerja yang dahulu pembelajaran luringsecara langsung menjadi pembelajaran daring. Perubahan tersebut menjadikan penambahan beban kerja mental bagi guru. Faktor yang mempengaruhi beban kerja mental adalah faktor karakteristik individu, tugas, dan organisasi kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara karakteristik individu, tugas, dan sistem kerja dengan beban kerja mental pada guru SMKN 2 Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMKN 2 Surabaya. Besar sampel penelitian ini adalah 85 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancang bangun cross-sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner tingkat kesulitan pekerjaan, tanggung jawab, dan NASA-TLX. Variabel yang diteliti adalah beban kerja mental, jenis kelamin, usia, status gizi, tingkat kesulitan pekerjaan, tingkat tanggung jawab, dan sistem kerja. Analisis data menggunakan uji chi-square dan spearman rank. Hasil uji statistic menunjukkan mayoritas responden merasakan beban kerja mental berat, berjenis kelamin laki-laki, berusia >45 tahun, memiliki status gizi normal, memiliki tingkat kesulitan pekerjaan tinggi, dan memiliki tingkat tanggung jawab tinggi. Pelaksanaan sistem kerja pada saat itu adalah menggunakan sistem pembelajaran daring dan luring. Faktor yang berhubungan dengan beban kerja mental adalah tingkat kesulitan pekerjaan (?=0,000), tingkat tanggung jawab (?=0,006), dan sistem kerja (?=0,000). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan beban kerja mental yaitu jenis kelamin (?=0,191), usia (?=0,286), dan status gizi (?=0,760). Kesimpulan dari penelitian ini adalah jenis kelamin, tingkat kesulitan pekerjaan, tingkat tanggung jawab, dan sistem kerja berhubungan dengan beban kerja mental. Saran yang diberikan adalah mengetahui beban kerja yang dirasakan agar dapat mengelola beban kerja dan membagi waktu untuk istirahat dan bekerja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 32 - 23 Tas h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | pandemi, sistem kerja, beban kerja mental | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 07:00 | ||||||
| Last Modified: | 08 Jul 2026 07:00 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143713 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


