Almira Aurellia, - (2022) Hubungan Penggunaan APD, Masa Kerja, dan Personal Hygiene dengan Gejala Dermatitis Kontak (Studi Kasus pada Unit Finish Mill dan Packer PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pabrik Gresik). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
101811133239-HAL JUDUL.pdf Download (327kB) |
|
|
Text (BAB 1)
101811133239-BAB 1.pdf Download (65kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133239.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Pabrik Gresik merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai jenis semen sebagai bahan bangunan. Dermatitis kontak sangat rentan terjadi pada pekerja pabrik semen akibat kontak debu semen dengan kulit pekerja. Berdasarkan data BPJS pada semester I 2020, penyakit kulit akibat kerja dengan kejadian dermatitis kontak ditemukan sekitar 85-98% dan diperkirakan terjadi sebanyak 0,6 – 0,7 kasus per 1000 pekerja pertahun, sehingga dermatitis kontak merupakan 70 – 90% dari semua penyakit akibat kerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Metode pengambilan data dilakukan dengan observasi dan pengisian kuesioner. Jumlah responden dalam penelitian ini menggunakan total populasi yakni sebanyak 30 pekerja unit Finish mill dan Packer. Variabel dalam penelitian ini adalah penggunaan APD, masa kerja, dan personal hygiene sebagai variabel bebas serta gejala dermatitis kontak sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan uji statistika dengan uji koefisien kontingensi. Dari hasil studi pendahuluan melalui wawancara didapatkan 3 pekerja yang pernah mengalami gejala dermatitis kontak akibat masa kerja yang lama, tidak memakai sarung tangan, bekerja dalam suhu dan kelembaban tinggi, serta terus menerus berkontak dengan debu semen. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 20% pekerja yang mengalami gejala dermatitis kontak serta adanya hubungan penggunaan APD (C = 0,557), masa kerja (C = 0,617), dan personal hygiene (C = 0,539) dengan gejala dermatitis kontak. Untuk dapat mereduksi risiko timbulnya gejala dermatitis kontak disarankan pekerja meningkatkan kesadaran dalam penggunaan APD yang sesuai standar seperti tidak melingkis lengan baju dan menggunakan respirator yang sesuai standar. Selain itu, pekerja dengan masa kerja kategori baru disarankan untuk mengetahui lokasi-lokasi paparan debu semen dan mengetahui cara pencegahan paparan debu semen. Pekerja juga disarankan untuk segera membersihkan diri setelah terpapar debu semen setelah bekerja serta mengganti pakaian kerja yang bersih setiap hari.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 35 - 23 Alm h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | APD, Dermatitis Kontak, Masa Kerja, Personal Hygiene | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 01:33 | ||||||
| Last Modified: | 09 Jul 2026 01:33 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143757 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


