Namirah Aulia Rizki Herdianisah, - (2022) Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Keluarga Dalam Pencarian Pengobatan Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
101811133052-HAL JUDUL.pdf Download (234kB) |
|
|
Text (BAB 1)
101811133052-BAB 1.pdf Download (70kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133052.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penyebab utama tahun hilang akibat kecatatan di dunia, Asia Tenggara, dan Indonesia saat ini adalah gangguan jiwa. Menurut perhitungan beban penyakit tahun 2017, beberapa jenis gangguan jiwa yang diperkirakan akan dialami oleh penduduk Indonesia antara lain depresi, kecemasan, skizofrenia, bipolar, gangguan perilaku, autis, gangguan makan, disabilitas intelektual, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Selama tiga dekade (1990-2017) telah terjadi pergeseran pola penyakit mental, di mana Disability Adjusted Life Year (DALYs) meningkat, termasuk skizofrenia, bipolar, autis, dan gangguan makan. Kabupaten Sidoarjo menduduki peringkat ke tiga dalam penanganan ODGJ non pasung di Provinsi jawa Timur yaitu sebanyak 3.719 ODGJ. Kecamatan Taman merupakan wilayah terbanyak dengan kasus mental disorder yaitu sebanyak 122 kasus. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengalisis faktor yang berhubungan terhadap perilaku keluarga dalam pencarian pengobatan pada ODGJ di wilayah kerja Puskesmas Taman Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian rancangan analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebesar 70 orang, diambil secara acak menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner ke rumah responden bersama dengan kader jiwa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara perceived sussceptibility, severity (p=0,034), perceived benefit (p=0,009) terhadap perilaku keluarga dalam pencarian pengobatan dan tidak ada hubungan antara perceived thread, self-efficacy, dan cues to action terhadap perilaku keluarga dalam pencarian pengobatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tingginya perceived sussceptibility, severity dan perceived benefit maka, semakin tinggi pula perilaku keluarga dalam pencarian pengobatan pada ODGJ. Oleh karena itu, agar dapat meningkatkan perilaku pencarian pengobatan oleh keluarga, diharapkan puskesmas dapat memberikan edukasi secara rutin kepada keluarga dan ODGJ supaya keluarga dapat termotivasi untuk selalu merawat dan membantu pengobatan ODGJ dengan baik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 39 - 23 Nam f | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | keluarga, ODGJ, gangguan jiwa | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 03:25 | ||||||
| Last Modified: | 09 Jul 2026 03:25 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143783 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


