Khairillah Fathinnuzul Heryawan, - (2022) Beberapa Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Komputer Terhadap Gejala Computer Vision Syndrome Di Staff Biro Klik Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
101811133184-HAL JUDUL.pdf Download (331kB) |
|
|
Text (BAB 1)
101811133184-BAB 1.pdf Download (61kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133184.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pekerjaan yang dilakukan didepan komputer sebagian besar akan menyebabkan sejumlah gejala sepert penglihatan dan muskuloskeletal yang disebut gejala Computer vision syndrome (CVS). Staf Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi salah satu yang memiliki risiko tinggi terhadap gejala CVS. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan penggunaan komputer terhadap gejala CVS pada staf Kementerian ESDM. Metode penelitian menggunakan desain observasional analitik dan rancang bangun cross sectional study. Responden penelitian sebanyak 34 orang yang terdiri dari staf Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLIK) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Variabel dependen penelitian ini adalah gejala CVS yang dialami pekerja. Variabel independen antara lain faktor individu (usia, jenis kelamin, lama bekerja menggunakan komputer, lama istirahat setelah menggunakan komputer, penggunaan alat bantu penglihatan, dan penerapan pola istirahat 20-20-20), faktor lingkungan (Intensitas cahaya, suhu dan kelembapan), dan faktor komputer (sudut penglihatan dan jarak penglihatan). Hasil penelitian menunjukkan p-value < 0,05 antara variabel independen seperti penerapan pola istirahat 20-20-20 (p=0,00), suhu dan kelembapan (p=0,019), sudut penglihatan (p=0,007), dan jarak penglihatan (p=0,001) dengan variabel dependen gejala CVS. Variabel independen lainnya yaitu usia (p=0,627), jenis kelamin (p=0,095), lama bekerja (p=0,052), lama istirahat (p=0,481), penggunaan alat bantu penglihatan (p=0,072) dan intensitas cahaya (p=0,504) menunjukkan p-value > 0,05 terhadap gejala CVS. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan pada beberapa variabel dari faktor individu, faktor lingkungan dan faktor komputer terhadap gejala CVS dengan menghasilkan p-value < 0,05. Hasil dari penelitian ini juga memiliki kesesuaian dengan studi liteatur penelitian terdahulu. Kepada instansi terkait disarankan untuk meningkatkan fasilitas pendukung pelaksanaan ergonomi pada pekerja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 43 - 23 Kha b | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | faktor berhubungan penggunaan komputer, computer vision syndrome, staff kementerian ESDM | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 08:42 | ||||||
| Last Modified: | 13 Jul 2026 08:42 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143918 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


