WIDHITA KRISNAHAPSARI (2022) PENGARUH JUMLAH LANSIA DAN BALITA TERHADAP PENGELUARAN KESEHATAN RUMAH TANGGA DI PULAU JAWA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
042014453027_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
042014453027_BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
042014453027_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Indonesia tengah mengalami masa transisi menuju populasi dengan struktur penduduk usia tua (penuaan populasi). Hal ini ditandai dengan penurunan proporsi penduduk usia muda, peningkatan proporsi penduduk usia produktif dan peningkatan proporsi penduduk lanjut usia (lansia) secara perlahan. Usia lanjut seringkali dikaitkan dengan peningkatan pengeluaran kesehatan karena kebutuhan terhadap perawatan kesehatan yang meningkat seiring berkurangnya kesehatan karena penurunan daya tahan tubuh, mental dan fisik. Kuantitas dan kualitas kehidupan serta kesehatan dari lansia ditentukan dari keberhasilan investasi kesehatan yang dilakukan selama hidupnya, termasuk pada usia dini yang menjadi awal dari siklus hidup individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah lansia, jumlah balita, kepemilikan jaminan kesehatan dan karakteristik kepala rumah tangga serta wilayah tempat tinggal terhadap pengeluaran kesehatan rumah tangga di Pulau Jawa. Data yang digunakan bersumber dari Susenas Maret 2019 dan dianalisis menggunakan regresi Ordinary Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya jumlah lansia, jumlah balita serta kepemilikan jaminan kesehatan oleh kepala rumah tangga dalam rumah tangga memiliki pengaruh signifikan meningkatkan pengeluaran kesehatan rumah tangga, di mana pengaruh jumlah lansia terhadap pengeluaran kesehatan bergantung pada status kesehatan lansia tersebut. Usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan kepala rumah tangga memiliki pengaruh signifikan meningkatkan pengeluaran kesehatan rumah tangga di Pulau Jawa. Namun wilayah tempat tinggal rumah tangga tidak signifikan berpengaruh terhadap pengeluaran kesehatan rumah tangga. Pengaruh jumlah lansia dalam meningkatkan pengeluaran kesehatan yang bergantung pada status kesehatan lansia perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah dengan mendorong promosi kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya individu lansia.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 T.FEB 17 - 23 Wid p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | aging population; health expenditure; health insurance; Ordinary Least Square regression | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HC Economic History and Conditions > HC10-1085 Economic history and conditions | ||||||
| Divisions: | 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Magister Ilmu Ekonomi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 06:28 | ||||||
| Last Modified: | 20 Jul 2026 06:28 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144032 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


