I Nyoman Esha Pradnyana Sucipta Putra (2022) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTISEPTIK SAVLON DENGAN POVIDONE IODINE UNTUK LUKA TERINFEKSI ACINETOBACTER BAUMANNII PADA TIKUS PUTIH (Rattus Norvegicus). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011518246304_HALAMAN JUDUL.pdf Download (714kB) |
|
|
Text (BAB I)
011518246304_BAB I.pdf Download (293kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011518246304_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan : Pencucian luka dengan cairan antiseptik merupakan salah satu langkah dalam penata laksanaan luka kronis. Pada luka yang terinfeksi, pencucian dengan antiseptik diharapkan dapat menurunkan koloni kuman dan membantu mengeradikasi infeksi. Salah satu kuman patogen yang penting adalah Acinetobacter baumannii. Kuman oportunistik ini dapat membentuk koloni terutama pada pasien yang mendapatkan terapi antibiotik spektrum luas, perawatan di ruang ICU, dan pada kulit yang terkena luka bakar Metode Penelitian : Penelitian eksperimental dengan randomisasi terkendali (randomized controlled trial) tanpa pembutaan (blinding). Enam belas ekor tikus dibagi dalam dua kelompok. Luka dibuat pada tiap sisi punggung tikus. Setiap luka diinokulasi dengan suspense Acinetobacter baumannii selama 6 jam. Luka diiirigasi dengan antiseptik. Setiap luka diambil sampel usapan sebelum dan sesudah irigasi. Hasil : Hasil uji statistik terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok sampel diberikan antiseptik savlon dengan kelompok sampel diberikan antiseptik povidon iodin 10%. Dengan rata-rata hitung jumlah koloni kuman Acinetobacter baumannii diberikan antiseptik Savlon adalah 4,250±1,107 (CFU/mL) dan diberikan antiseptik povidon iodin 10% adalah 3,500±1,154(CFU/mL). p=0,000 ( p< 0,05). Perbandingan efektivitas antiseptik savlon dengan povidon iodin untuk luka terinfeksi Acinetobacter baumannii pada tikus putih (Rattus Norvegicus) ) 0 % : 68,75 %. Kesimpulan : Terdapat perbedaan bermakna efektivitas antiseptik savlon dengan povidon iodin.untuk luka pada tikus putih (Rattus Norvegicus ). Antiseptik povidone iodin lebih efektif dalam mengurangi jumlah koloni bakteri daripada savlon pada luka terinfeksi Acinetobacter baumannii.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.BPRE 02 - 23 INy p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Clorhexidine Gluconat Cetirimide atiseptic, povidone iodine antiseptic, Acinetobacter, baumannii,white rat (Rattus norvegicus). | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 03:16 | |||||||||
| Last Modified: | 23 Jul 2026 03:16 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144122 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


