PUPUT WAHYU NUR ANDRIYANTI (2022) Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Desa Wisata Lontar Sewu Desa Hendrosari Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071811133027_HALAMAN JUDUL.pdf Download (961kB) |
|
|
Text (BAB I)
071811133027_BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071811133027_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Skripsi ini menjelaskan tentang peran stakeholder dalam pengembangan Desa wisata lontar sewu di Desa Hendrosari Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik. Dalam pemetaan dan peran stakeholder yang berkaitan dengan pengembangan Desa wisata lontar sewu terdapat perbedaan klasifikasi peran di setiap lembaga atau individu. Keberadaan stakeholder menentukan pengembangan Desa wisata Lontar Sewu, karena apabila individu atau kelompok tidak melakukan peran sesuai dengan kedudukan atau jabatan dapat dipastikan tidak akan meraih suatu tujuan yang dimaksud. Dalam penelitian ini, peneliti berusaha memetakan stakeholder (stakeholder mapping) berdasarkan Ackerman dan Colin yang terdiri dari subject, crowd, players, dan crowd. Serta peran-perannya berdasarkan kriteria dalam teori Stakeholder menurut Nugroho dkk yang terdiri dari policy creator, koordinator, fasilitator, implementer, dan akselerator. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriprif. Data dikumpulkan melalui metode observasi dan wawancara mendalam. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive dengan total 23 informan, yang terdiri dari beberapa elemen yang mewakili setiap stakeholder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran stakeholder secara keseluruhan telah berjalan dengan sesuai. Adapun stakeholder yang terlibat dalam pengembangan Desa Wisata Lontar Sewu terdiri dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (context setter), Pemerintah Desa Hendrosari, BUMDes Hendrosari, Unit Pengelola Wisata Lontar Sewu (players), Warga lokal selaku investor (subject), pelaku usaha (crowd), dan yang warga desa bertempat tinggal di sekitar wisata (subject). Dari kelima pemetaan stakeholder, terdapat hambatan yang dirasakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik sebagai koordinator yakni masalah waktu terkadang pihak instansi sudah membuat agenda pertemuan akan tetapi pada saat pelaksanaanya stakeholder yang bersangkutan ada yang tidak hadir sehingga proses koordinasi dirasa kurang maksimal. Kemudian hambatan juga dirasakan oleh Pengelola Wisata Lontar Sewu sebagai fasilitator yakni terkait dengan pembebasan lahan yang berdampak dalam pengembangan Desa wisata lontar sewu.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.AN. 38 - 23 Pup p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | stakeholder mapping, the role of stakeholders, tourism villages, development | ||||||
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G154.9-155.8 Travel and state. Tourism H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN1-995 Social history and conditions. Social problems. Social reform |
||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 01:55 | ||||||
| Last Modified: | 29 Jul 2026 01:55 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144230 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


