ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR PERSONAL, DAN LINGKUNGAN TERHADAP RESIKO TERJADINYA ANOREKSIA NERVOSA PADA SISWA SMA SURABAYA

KHOLIFATUL MARDIAH (2022) ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR PERSONAL, DAN LINGKUNGAN TERHADAP RESIKO TERJADINYA ANOREKSIA NERVOSA PADA SISWA SMA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101711133097_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (769kB)
[img] Text (BAB I)
101711133097_BAB I.pdf

Download (565kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101711133097_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada tahun 2017 prevalensi populasi dengan gangguan makan di Indonesia sebesar 0,1% pria, dan 0,2% perempuan. Jenis gangguan makan dengan angka mortalitas tertinggi adalah anoreksia nervosa. Onset anoreksia nervosa sering terjadi pada usia remaja. Karakteristik remaja yang cenderung terpengaruh oleh keadaan lingkungan, khususnya dalam berpenampilan, dapat berisiko terkena kecenderungan anoreksia nervosa. Maka, tujuan penelitian berikut adalah analisis faktor personal, dan faktor personal terhadap resiko terjadinya anoreksia nervosa pada siswa SMA Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pendekatan desain penelitian observasional. Berdasarkan waktu penelitian, penelitian menggunakan cross sectional study, dengan waktu pelaksanaan februari – maret. Sampel penelitian adalah 286 siswa tahun ajaran 2020/2021 di SMA Negeri X Surabaya. Pada pemilihan responden, menggunakan metode pemilihan sampel acak sederhana kepada 1116 siswa. Adapun variabel terikat pada penelitian adalah kecenderungan anoreksia nervosa, dan variabel bebas adalah tingkat pengetahuan, regulasi diri, efikasi diri, citra tubuh, riwayat diet, indeks massa tubuh, keluarga, sosial-kultural, media massa, kekerasan fisik, dan teman sebaya. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar penelitian diikuti oleh siswa kelas 10 hingga 11, dan tergolong remaja awal – pertengahan, dan kecenderungan anoreksia nervosa tinggi dialami oleh pria. Lalu terdapat beberapa variabel didalam faktor personal yang berhubungan dengan kecenderungan anoreksia nervosa, yaitu citra tubuh dan indeks massa tubuh. Selanjutnya, variabel dalam faktor lingkungan yang berhubungan dengan kecenderungan anoreksia nervosa adalah keluarga, media massa, dan teman sebaya. Kesimpulan penelitian berikut diketahui bahwa faktor personal yang berhubungan dengan kecenderungan anoreksia nervosa adalah citra tubuh, dan indeks massa tubuh, lalu faktor lingkungan yang berhubungan dengan terjadinya kecenderungan anoreksia nervosa adalah keluarga, media massa, dan teman sebaya. Sehingga saran yang diberikan peneliti adalah intervensi berupa dukungan sosial dan deteksi dini terhadap gangguan emosional, dan anoreksia nervosa pada remaja perlu digerakan secara massif, dan merata, sehingga penanganan pertama kepada penderita dapat dilakukan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM 105 - 23 Kho a
Uncontrolled Keywords: adolescents, anorexia nervosa, personal, environment
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
KHOLIFATUL MARDIAHNIM101711133097
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorIRA NURMALANIDN197710172003122001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 29 Jul 2026 07:45
Last Modified: 29 Jul 2026 07:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144249
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item