SABRINA HANNANI, - (2022) Hubungan Father Involvement dengan Psychological Well-being Perempuan dalam Masa Emerging Adulthood. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (202kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (81kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
111811133176.pdf Restricted to Registered users only Download (941kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterlibatan ayah (father involvement) dan kesejahteraan psikologis (psychological well-being) pada perempuan dalam masa emerging adulthood. Keterlibatan ayah adalah konstruk multidimensional seperti komponen afektif, kognitif, dan etis serta komponen perilaku yang dapat diamati dan mencakup pula bentuk keterlibatan tidak langsung seperti menyediakan (fasilitas, biaya) dan mendukung ibu (Hawkins dkk., 2002). Sedangkan kesejahteraan psikologis adalah merupakan sebuah konstruk pada level mikro mengenai bagaimana seseorang memandang dirinya serta kualitas kehidupannya (Sari & Wulan, 2019). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pengambilan data survei daring yang melibatkan 300 responden perempuan dengan rentang usia 18 – 25 tahun. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini Perceived Father Involvement Questionnaire – PFIQ dengan 44-item yang mengacu pada Pleck (2010) dan disusun oleh Feliciana (2019) (? = 0,950) dan Ryff’s Psychological Well-being Scale (PWBS) dengan 48-item yang telah diadaptasi ke Bahasa Indonesia oleh Rachmayani dan Ramdhani (2014) (? = 0,912). Analisis data yang dilakukan menggunakan teknik korelasi Pearson’s Product-Moment dengan program IBM SPSS Statistics 25.0 for Mac. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara keterlibatan ayah dengan kesejahteraan psikologis dengan nilai korelasi (r = 0,413; p = <0,05) berkekuatan sedang. Hal tersebut menunjukkan semakin tinggi keterlibatan ayah dalam pengasuhan maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis perempuan emerging adulthood. Begitupun sebaliknya, jika keterlibatan ayah dalam pengasuhan menurun, maka menurun pula kesejahteraan psikologis anak perempuan dalam masa emerging adulthood.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.Psi 77 - 23 Sab h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | keterlibatan ayah, kesejahteraan psikologis, emerging adulthood, ayah dengan anak perempuan | ||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology | ||||||
| Divisions: | 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 04:06 | ||||||
| Last Modified: | 30 Jul 2026 04:06 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144284 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


