Reza Farhana Zuhar, - (2022) Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Remaja Selama Pandemi Covid-19 Di SMAN 22 Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101411131043_HALAMAN JUDUL.pdf Download (653kB) |
|
|
Text (BAB I)
101411131043_BAB I.pdf Download (299kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101411131043_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pandemi covid-19 yang mewabah ke seluruh negeri menyebabkan perubahan pola perilaku karena adanya pembatasan sosial. Hal tersebut mengakibatkan kegiatan di luar rumah dan di ruang terbuka dibatasi bahkan ditiadakan diganti dengan kegiatan daring (dalam jaringan). Para pelajar yang biasanya mengikuti kegiatan belajar mengajar dan melakukan aktivitas olahraga serta ekstrakurikuler yang disukainya di sekolah berubah menjadi kegiatan daring di rumah. Remaja tidak dapat bersosialisasi dengan teman-temannya dan ruang gerak mereka menjadi terbatas selama pandemi Covid-19 sehingga mereka cenderung bermain sosial media dan mendapatkan banyak gangguan tidur serta mengalami depresi. Selain aktivitas yang berubah, pola makan dan durasi tidur remaja juga berubah karena perubahan rutinitas harian. Kondisi itu berpengaruh terhadap status gizi remaja. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi remaja selama pandemic covid-19 dengan rancangan penelitian observasional analitik menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah siswa SMA Negeri 22 Surabaya sejumlah 1113 siswa yang berusia 15-17 tahun. Sampel yang diambil sebanyak 99 siswa (responden) dengan metode simple random sampling. Data Penelitian diperoleh berdasarkan pengisian kuesioner secara online berupa data pribadi, pengukuran antropometri dan status gizi, frekuensi makan, aktivitas harian, frekuensi olahraga dan durasi tidur hingga pengetahuan gizi responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki status gizi non obesitas (71,1%) , memiliki uang saku kurang dari Rp 400,000/bulan (77,6%) ,frekuensi makan yang rendah (66,4%), tidak rutin dalam berolahraga (73,5%), memiliki aktivitas fisik rendah (44,7%), dan memiliki durasi tidur yang cukup (50,5%), dan memiliki pengetahuan gizi yang baik (57.6%). Uji statistik dilakukan dengan menggunakan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi dengan durasi tidur, kebiasaan berolahraga, pengetahuan gizi, dan frekuensi makan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa perubahan status gizi terjadi karena kurangnya durasi tidur dan aktivitas olahraga rutin. Oleh karena itu, perlu pemantauan status gizi beserta pola hidup yang seumbang untuk menjaga status gizi remaja tetap sesuai.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM.28/22 Rez f | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Status Gizi Remaja, Pandemi Covid-19. | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ793-799.2 Youth. Adolescents. Teenagers T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply |
||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 01:30 | ||||||
| Last Modified: | 31 Jul 2026 01:30 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144294 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


