Difa Qurrata A'yunin (2022) HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI FAST FOOD DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI LEBIH PADA SISWA SMA AL – FALAH SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101811133168_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
101811133168_BAB I.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133168_FULLTEXT.pdf Download (2MB) |
Abstract
Gizi lebih dapat berkontribusi terhadap masalah Kesehatan pada remaja. Faktor utama gizi lebih adalah ketidakseimbangan energi yang masuk dan energi yang dikeluarkan dari dalam tubuh. Ketidakseimbangan energi didalam tubuh dapat berhubungan dengan pola makan, dan aktivitas fisik. Pola makan remaja saat ini bergeser ke pola makan barat terutama fast food. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara konsumsi fast food dan aktifitas fisik dengan status gizi lebih pada siswi SMA Al – Falah Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini merupakan siswa SMA Al – Falah Surabaya yang telah memenuhi kriteria inklusi dan terbebas dari kriteria ekskluasi. Jumlah sampel sebesar 75 responden diambil dengan teknik simpe ramdom sampling. Variabel penelitian meliputi gizi lebih dengan indikator IMT/U, Pola konsumsi, tingkat konsumsi, aktivitas fisik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengukuran antropometri dan wawancara dengan menggunakan Semi quantitative Food Frequensi Questionnaires (SQ-FFQ), dan kuesioner International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,3% responden termasuk dalam kategori tidak gizi lebih, dan 54,7% responden termasuk dalam kategori aktivitas fisik ringan. Terdapat hubungan antara pola makan fast food fried chicken (p = 0,034), pola makan fast food mie ayam (p = 0,007), dan dan aktivitas fisik (p = 0,001) dengan gizi lebih. Responden yang melakukan aktivitas fisik ringan berisiko 2,962 kali mengalami gizi lebih. Mengkonsumsi fast food fried chiken dalam frekuensi sering berisiko 1,679 kali mengalami gizi lebih. Mengkonsumsi fast food Mie ayam dalam frekuensi sering berisiko 2 kali mengalami gizi lebih. Kesimpulan dari penelitian ini pola makan fast food fried chicken dan mie ayam dalam kategori sering, dan aktivitas fisik berhubungan dengan gizi lebih. Bagi Sekolah dapat melakukan kegiatan “sadar gizi”, dan bagi responden, dapat mengimbangi variasi makanan dengan konsumsi sayur dan buah, seperti salad.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 111 - 23 Dif h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Dietary pattern, fast food, physical activities, over nutrition. | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply |
||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 08:50 | ||||||
| Last Modified: | 07 Aug 2026 08:50 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144468 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


