Hubungan Antara Faktor Individu Dan Posisi Kerja Dengan Keluhan Low Back Pain : (Studi Kasus pada Industri Sarung tenun Bin Alwi, Gresik)

Nurfadilah Etikawati, - (2022) Hubungan Antara Faktor Individu Dan Posisi Kerja Dengan Keluhan Low Back Pain : (Studi Kasus pada Industri Sarung tenun Bin Alwi, Gresik). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101811133061_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (360kB)
[img] Text (BAB I)
101811133061_BAB I.pdf

Download (80kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101811133061_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keluhan low back pain adalah keluhan berupa rasa nyeri pada punggung bagian bawah dikarenakan bergesernya bantalan tulang belakang sehingga menekan saraf belakang yang menyebabkan sensasi ketidaknyamanan. Keluhan low back pain dapat diperburuk oleh kondisi pekerjaan. Posisi kerja yang tidak ergonomis dapat mempengaruhi terjadinya keluhan low back pain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor individu dan posisi kerja dengan keluhan low back pain pada penenun di Industri Sarung tenun Bin Alwi yang dilakukan selama Januari 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map, kuesioner karakteritsik individu, pengukuran langsung oleh peneliti serta lembar observasi REBA (Rapid Entire Body Assessment). Responden pada penelitian ini adalah seluruh penenun sarung di Industri Sarung tenun Bin Alwi Kabupaten Gresik yang berjumlah 32 orang. Variabel yang diteliti adalah usia, masa kerja, indeks massa tubuh dan posisi kerja dengan keluhan low back pain. Analisis hubungan variabel independen dan dependen dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan uji statistic Chi Square. Kekuatan hubungan antar variable dilihat dengan menggunakan nilai contingency coefficient (c). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 59,4% penenun di Industri Sarung tenun Bin Alwi mengalami keluhan low back pain. Hasil uji statistic menunjukkan usia (p<0,001), masa kerja (p<0,002), indeks massa tubuh (p <0,000) serta posisi kerja (p<0,000) dengan alpha 5% di yakini memiliki hubungan dengan keluhan low back pain. Hasil analisis kuat hubungan menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat antara usia, masa kerja dan indeks massa tubuh dengan keluhan low back pain dengan nilai coefficient contingency masing-masing berturut-turut (c)= 0,539; (c)= 0,502; (c)= 0,548 . Variabel yang memiliki kuat hubungan paling tinggi dengan keluhan low back pain pada penenun di Industri Sarung tenun Bin Alwi berdasarkan nilai coefficient contingency adalah posisi kerja [(c) =0,658]. Disarankan agar penenun melakukan pekerjaan dengan cara dan posisi yang ergonomis, melakukan peregangan atau relaksasi selama 10-15 menit setiap 2 jam dan berolahraga untuk mencegah kegemukan yang merupakan faktori risiko terjadinya LBP. Bagi Industri Sarung tenun Bin Alwi sebaiknya melakukan redesign pada kursi kerja penenun yang disesuaikan dengan antropometri perempuan suku Jawa serta menambahkan sandaran dan bantalan agar dapat mengurangi beban pada tulang belakang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM.47/22 Nur h
Uncontrolled Keywords: Keluhan low back pain, Posisi Kerja, Usia, Masa Kerja dan Indeks massa tubuh
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
Nurfadilah Etikawati, -NIM101811133061
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorABDUL ROHIM TUALEKA, -NIDN0024116603
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 11 Aug 2026 01:34
Last Modified: 11 Aug 2026 01:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144537
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item