Shafira Nurul Ramadhani, - (2022) Hubungan Durasi Penggunaan Komputer Dan Stasiun Kerja Dengan Keluhan Computer Vision Syndrome (CVS) Pada Programmer Di Masa Pandemi Covid-19 : (Studi pada Salah Satu Perusahaan Konsultan IT di Jakarta). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101711133184_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
101711133184_BAB I.pdf Download (137kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101711133184_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Dewasa ini, penggunaan komputer semakin meningkat. Penggunaan komputer yang tidak benar dapat menimbulkan keluhan Computer Vision Syndrome (CVS). Salah satu profesi yang berkaitan dengan penggunaan computer adalah programmer. Gejala yang timbul dapat berupa mata lelah, sakit kepala, ketidaknyamanan visual, mata kering, penglihatan ganda, dan penglihatan kabur serta berakibat pada produktivitas saat bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara durasi penggunaan komputer dan stasiun kerja dengan keluhan CVS pada programmer salah satu Perusahaan Konsultan IT di Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 60 orang. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah keluhan CVS pada programmer. Variabel bebas pada penelitian ini adalah karakteristik individu dan stasiun kerja. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat beberapa faktor yang berhubungan secara signifkan dengan keluhan CVS pada programmer di salah satu Perusahaan Konsultan IT di Jakarta, yaitu jenis kelamin (sig.= 0,000, c= 0,480), alat bantu penglihatan (sig.= 0,003; c= 0,372), dan kedudukan bagian atas layar dengan garis horizontal mata (sig.= 0,029; c= 0,282); sedangkan usia (sig.= 0,608; c= 0,068), lama istirahat (sig.= 0,055; c= -0,249), durasi penggunaan computer (sig.= 0,138; c= -0,194), masa kerja (sig.= 0,717; c= -0,048), dan jarak pandang layar (sig.= 0,058; c= -0,246) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan keluhan CVS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang cukup kuat antara jenis kelamin dengan keluhan CVS, terdapat hubungan yang lemah antara alat bantu penglihatan dan kedudukan bagian atas layar dengan garis horizontal mata dengan keluhan CVS, serta tidak terdapat hubungan antara usia, lama istirahat, durasi penggunaan komputer, masa kerja, dan jarak pandang layar. Perusahaan diharapkan memberikan edukasi terkait penggunaan komputer yang benar, pemeriksaan kesehatan mata secara berkala, dan memberlakukan budaya 20-20-20 pada saat menggunakan komputer.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM.48/22 Sha h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Durasi Penggunaan Komputer, Stasiun Kerja, Computer Vision Syndrome | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 01:39 | ||||||
| Last Modified: | 11 Aug 2026 01:39 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144538 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


