Meta Analisis Dengan Metode Estimasi Maximum Likelihood Dan Dersimonian-Laird : (Studi Kasus Pada Faktor Perilaku 3M Plus Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Indonesia)

Achmad Risyaf Alfalakh, - (2022) Meta Analisis Dengan Metode Estimasi Maximum Likelihood Dan Dersimonian-Laird : (Studi Kasus Pada Faktor Perilaku 3M Plus Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Indonesia). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101711133236_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (941kB)
[img] Text (BAB I)
101711133236_BAB I.pdf

Download (174kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101711133236_FULLTEX.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan dari nyamuk Aedes spp dan Aedes albopictus, hingga saat ini belum adanya obat atau vaksin yang efektif guna membatasi pilihan untuk melakukan pencegahan dan pengobatan. Program yang selama ini dilakukan yaitu memperbaiki manajemen kasus untuk mencegah kematian dan pengendalian vektor untuk membatasi transmisi virus. Di Indonesia secara umum, PSN merupakan aktivitas utama upaya pencegahan kasus DBD yang diamana melibatkan peran masyarakat, program 3M Plus merupakan kegiatan yang efektif dimana juga bisa dilakukan masyarakat yaitu dengan pengendalian lingkungan, pengendalian secara biologis, dan secara kimiawi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi meta analisis. Sampel dalam penelitan ini adalah 5 artikel mengenai faktor perilaku 3M Plus terhadap kejadian DBD, yang berdesain case control dengan kriteria yang telah ditentukan. Analisis data menggunakan software JASP 0.14 (Jeffreys’s Amazing Statistics Program). Hasil penelitian menunjukan nilai odds ratio penelitian yang dianalisis besarnya bervariasi antara 0,87 – 9,20. Summary effect penelitian menunjukan sebesar 5,48 dengan nilai p-value < 0,001. Terdapat hubungan secara signifikan faktor perilaku 3M Plus terhadap kejadian DBD. Masyarakat yang melakukan perilaku 3M Plus beresiko 5,48 lebih besar terhindar dari kejadian DBD dibandingkan masyarakat yang tidak melakukan perilaku 3M Plus. Adanya hasil yang sama antara metode Maximum Likelihood dan DerSimonian- Laird, dengan demikian bisa menggunakan salah satu dari keduanya dan juga kesimpulanya metode Maximum Likelihood dan DerSimonian-Laird tidak memiliki perbedaan hasil antara keduanya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM.51/22 Ach m
Uncontrolled Keywords: Perilaku 3M Plus, DBD, Meta Analisis
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
Achmad Risyaf Alfalakh, -NIM101711133236
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDIAH INDRIANI, -NIDN0003057602
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 12 Aug 2026 01:04
Last Modified: 12 Aug 2026 01:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144583
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item