Fathrizqita Aghnia Raudhany, - (2022) Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kebiasaan Makan Dalam Upaya Meningkatkan Imunitas Selama Pandemi Covid-19 Pada Mahasiswa Universitas Airlangga. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101711233028_HALAMAN JUDUL.pdf Download (681kB) |
|
|
Text (BAB I)
101711233028_BAB I.pdf Download (329kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101711233028_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Distribusi vaksin Covid-19 yang belum merata menyebabkan mahasiswa harus meningkatkan imunitas yang berasal dari dalam tubuh dengan mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan bahan pembentukan antibodi, seperti makanan sumber protein, vitamin A, dan vitamin C. Pengetahuan dan sikap dapat menjadi faktor yang mempengaruhi kebiasaan makan seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan kebiasaan makan dalam upaya meningkatkan imunitas selama pandemi Covid-19 pada mahasiswa Universitas Airlangga. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebesar 96 orang mewakili dari 14 fakultas yang ada di Universitas Airlangga didapatkan dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data meliputi pengisian kuisioner terkait pengetahuan, sikap, dan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) menggunakan link google form. Analisis data yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Diketahui mayoritas responden merupakan mahasiswa FKM dan tinggal bersama keluarga inti di rumah selama pandemi Covid-19. Mayoritas mahasiswa memiliki pengetahuan yang baik terkait Covid-19 (72,9%) dan Gizi (75%). Mayoritas mahasiswa juga memiliki sikap yang positif terkait Covid-19 (54,2%) dan Gizi (65,6%). Hampir seluruh mahasiswa (98,3%) mengatakan telah meningkatkan asupan makannya selama pandemi Covid-19, seperti buah, sayur, dan lauk hewani dengan alasan utama sebagai upaya meningkatkan imunitas (87,5%). Namun dari segi tingkat kecukupan, 77,1% masih memiliki asupan protein kurang, 63,5% memiliki asupan vitamin C kurang, dan 53,1% memiliki asupan vitamin A kurang dari standar AKG. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kebiasaan makan (p<0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan kebiasaan makan (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah mayoritas mahasiswa telah memiliki pengetahuan baik dan sikap positif, namun masih memiliki kebiasaan makan yang kurang. Diharapbkan mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuannya terkait gejala utama Covid-19, risiko kematian pada Covid-19, dan faktor yang dapat menurunkan imunitas, serta meningkatkan asupan zat gizinya sebagai upaya meningkatkan imunitas dalam mencegah infeksi Covid-19.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM.G.11/22 Fat h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan, Sikap, Kebiasaan Makan, Pandemi Covid-19 | ||||||
| Subjects: | T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Program Studi Gizi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 01:40 | ||||||
| Last Modified: | 19 Aug 2026 01:40 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144820 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


