Instrumen Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting di Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya

AUDI PRADITYA /, - (2022) Instrumen Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting di Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (COVER)
cover.pdf

Download (248kB)
[img] Text (B)
B I.pdf

Download (286kB)
[img] Text (FULL TEXT)
071811133075.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana instrumen kebijakan dalam percepatan penurunan stunting di Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Selama pandemic covid-19 tercatat adanya peningkatan permasalahan stunting, dengan adanya delapan aksi konvergensi pecepatan penurunan stunting mampu menekan dan mencegah permasalahan stunting. Untuk menjelaskan instrumen kebijakan digunakan teori instrumen kebijakan dari Howlett dan Ramesh yang membagi kedalam tiga kelompok yaitu instrumen kebijakan wajib (compulsory instrument), instrument kebijakan sukarela (voluntary instrument), dan instrumen kebijakan campuran (mixed instrument). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan interpretative. Lokasi Penelitian di Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya dikarenakan pada Kelurahan Wonokusumo memiliki jumlah penderita balita stunting yang tertinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling dan keabsahan data diuji dengan Teknik tringulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting sudah dilakukan, tetapi perlu adanya peningkatan pada aksi keenam dikarenakan terdapat perbedaan data diantara dinas Kesehatan Kota Surabaya dengan Puskesmas Wonokusumo. Berdasarkan delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting yang dilakukan pada Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya menggunakan instrumen kebijakan compulsory instrument, mixed instrument, dan voluntary instrument. Penerapan ketiga instrumen kebijakan tersebut berupa regulations, information and exhortation, dan voluntary organization. "

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FISIP.AN. 32 - 23 Aud i
Uncontrolled Keywords: instrument, policy, stunting
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Creators:
CreatorsNIM
AUDI PRADITYA /, -NIM071811133075
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorERNA SETIJANINGRUM, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 19 Aug 2026 05:34
Last Modified: 19 Aug 2026 05:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144857
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item