Ni Made Dyah Sathya Pradnyadari, - (0002) Efektivitas Logoterapi Untuk Meningkatkan Penerimaan Diri Pada Remaja Tunanetra Perolehan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (162kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (134kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
111814153003.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Remaja tunanetra perolehan yang kehilangan fungsi penglihatan dipertengahan kehidupannya, mengalami krisis makna hidup dan masalah penerimaan diri. Melalui logoterapi remaja tunanetra perolehan yang memiliki kebermaknaan hidup akan menerima kekurangan, mampu mengenali potensi dan mengaktualisasikan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas logoterapi untuk meningkatkan penerimaan diri pada remaja tunanetra perolehan. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen single-subject design, yang melibatkan 3 orang subjek remaja tunanetra perolehan. Penerimaan diri diukur dengan skala penerimaan diri oleh Liedya, Tarigan, Justio, Novina, & Marpaung (2020). Intervensi logoterapi terdiri dari 7 sesi terapi yang diadaptasi dari modul logoterapi oleh Breitbart dan Poppito (2014) dengan penyesuaian kondisi tunanetra dan pandemi COVID-19. Hasil analisis visual menunjukkan terjadi peningkatan penerimaan diri pada masing-masing subjek (overlap=0%). Perhitungan effect size menunjukkan bahwa logoterapi memberikan efek yang besar dalam meningkatan penerimaan diri subjek (d=0,92 (d>0,8)). Hasil wilcoxon signed ranked menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah intervensi (p= 0.109 (p>0,05), tetapi berdasarkan hasil analisis utama, dapat disimpulkan bahwa logoterapi efektif untuk meningkatkan penerimaan diri pada remaja tunanetra perolehan. Hasil kualitatif menunjukkan ketiga subjek menemukan makna hidup yang sejalan dalam meningkatnya penerimaan diri subjek, dengan sesi yang paling signifikan antara lain sesi 4 pada subjek 1, sesi 5 pada subjek 2 dan pada subjek 3 sesi 1 dan 2. Terjadi perubahan kondisi dari fase baseline ke fase intervensi: tahap marah bergerak ke tahap depresi dan penerimaan (subjek 1); tahap depresi bergerak ke tahap penerimaan (Subjek 2); dan tahap tawar-menawar bergerak ke tahap penerimaan (Subjek 3).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 P.Psi 08 - 23 Nim e | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Logoterapi, penerimaan diri, remaja, tunanetra perolehan | ||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF712-724.85 Developmental Psychology |
||||||
| Divisions: | 11. Fakultas Psikologi > S2 Psikologi Profesi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:45 | ||||||
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:45 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145034 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


