Hubungan Pola Pemberian ASI dan Sosiodemografi Ibu dengan Status Gizi Bayi 0–6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Gesang, Lumajang

Mita Prisabela (2022) Hubungan Pola Pemberian ASI dan Sosiodemografi Ibu dengan Status Gizi Bayi 0–6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Gesang, Lumajang. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101711233006_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
101711233006_BAB I.pdf

Download (497kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101711233006_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Status gizi bayi perlu diberikan pemantauan dan penilaian untuk mendukung terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas. Masalah malnutrisi dapat mengakibatkanpenurunan daya tahan tubuh sehingga rentan terhadap penyakit, rendahnya tingkat kecerdasan, penurunan kemampuan fisik, serta gangguan pertumbuhan jasmani dan mental. Penyebab langsung terjadinya malnutrisi yaitu asupan makanan dan penyakit infeksi. Sedangkan penyebab tidak langsung yaitu ketidakcukupan pangan, pola asuh, pendidikan, dan status ekonomi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis hubungann antara pola pemberian ASI dan sosiodemografi ibu dengan status gizi bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Gesang, Lumajang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian crosssectional. Sampel penelitian diperoleh dengan teknik purposivesampling dan didapatkan sebanyak 73 orang pasangan ibu dan bayi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Infants and Young Children Feeding (IYCF), kuesioner karakteristik dan sosiodemografi responden. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji chi square untuk menguji hubungan antara pola pemberian ASI, sosiodemografi, dan status gizi bayi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pola pemberian ASI dengan status gizi bayi indikator PB/U (p=0,044). Tidak terdapat hubungan antara pola pemberian ASI dengan status gizi bayi indikator BB/PB (p=0,228). Tidak terdapat hubungan antara pendidikan (p=0,947), pendapatan (p=0,056), dan status pekerjaan (p=1,000) ibu dengan status gizi bayi indikator PB/U. Tidak terdapat hubungan antara pendidikan (p=0,185), pendapatan (p=0,110), dan status pekerjaan (p=0,247) ibu dengan status gizi bayi indikator BB/PB. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pola pemberian ASI dengan status gizi bayi (indikator PB/U), tetapi pada indikator BB/PB tidak terdapat hubungan. Selain itu sosiodemografi ibu tidak memiliki hubungan dengan status gizi bayi usia 0-6 bulan. Responden diharapkan untuk memberikan ASI secara eksklusif kepada bayi dan secara rutin berpartisipasi dalam kegiatan posyandu agar dapat dipantau pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM.G 61 - 23 Mit h
Uncontrolled Keywords: breastfeeding patterns, sociodemographics, infants nutritional status
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Program Studi Gizi
Creators:
CreatorsNIM
Mita PrisabelaNIM101711233006
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSiti Rahayu NadhirohNIDN0031057506
Thesis advisorEmyr Reisha IsauraUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 26 Aug 2026 04:07
Last Modified: 26 Aug 2026 04:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145093
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item