Avisca Shaliza Fahmi, - (2022) Pengaruh Pengalaman Traumatis Berupa Perilaku Abusive Orangtua Kepada Anak Terhadap Psychological Well-Being. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
111811133217_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
111811133217_BAB I.pdf Download (157kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
111811133217_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Individu pada masa dewasa awal diharapkan dapat menyelesaikan tugas- tugas yang diberikan kepadanya. Sumber daya yang berpotensi penting untuk berhasil menyelesaikan transisi kehidupan ini adalah fungsi psikologis positif, atau dikenal sebagai psychological well-being yang mencakupi pengalaman masa lalu. Sehingga pengalaman masa kanak-kanak ini akan menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan psychological well-beingnya. Namun, seringkali orangtua melakukan abuse pada anaknya dengan alasan bahwa hal tersebut merupakan salah satu upaya pendisiplinan. Dengan demikian pengalaman abuse dari orangtua, yang dapat mereka cerna dengan cara yang berbeda-beda, menghadirkan kemungkinan- kemungkinan mengenai pengaruhnya terhadap kondisi psikologis anak-anak itu saat dewasa kelak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode data survei yang disebarkan secara online. Responden berjumlah 318 orang dengan rentang usia 18-29 tahun. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini merupakan alat ukur yang sudah di terjemahkan dan di uji validitasnya, yaitu Childhood Trauma Questionnaire yang memiliki koefisien reliabilitas Cronbach alpha per tiap dimensinya sebesar 0,74 untuk emotional abuse, 0,83 physical abuse, 0,88 sexual abuse, 0,80 emotional neglect, dan 0,58 untuk sexual abuse. Sedangkan alat ukur Psychological Well-Being memiliki koefisien reliabilitas Cronbach alpha sebesar 0,912. Analisis data pada penelitian ini menggunakan SPSS versi 22.0. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif dengan signifikansi yang lemah antara pengalaman traumatis perilaku abusive orangtua kepada anak dengan psychological well-being anak di masa dewasa awalnya (p=0,064; R2=0,011). Lalu berdasarkan hasil analisis data juga terdapat besaran pengaruhnya, pengalaman traumatis perilaku abusive orangtua kepada anak dapat memprediksi sebesar 1,1% terhadap psychological well-being anak pada di usia masa dewasa awalnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK S.Psi.61-22 Avi p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pengalaman traumatis, perilaku abusive orangtua, psychological well- being | ||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF721-723 Child Psychology | ||||||
| Divisions: | 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 02:22 | ||||||
| Last Modified: | 27 Aug 2026 02:22 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145141 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


