Mellisa Ayu Putri Aprilia Wulandari, - (2022) Pengaruh Trait Mindfulness Dan Dukungan Sosial Terhadap Stres Pengasuhan Ibu Yang Memiliki Anak Dengan Gangguan Spektrum Autisme. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
111811133027_HALAMAN JUDUL.pdf Download (297kB) |
|
|
Text (BAB I)
111811133027_BAB I.pdf Download (105kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
111811133027_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh trait mindfulness dan dukungan sosial terhadap stres pengasuhan ibu yang memiliki anak dengan gangguan spektrum autisme ketika dianalisis secara simultan maupun terpisah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya stres pengasuhan yang dialami oleh orang tua dari anak dengan gangguan spektrum autisme, khususnya pada ibu. Hipotesis penelitian ini adalah (1) trait mindfulness dan dukungan sosial secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap stres pengasuhan; (2) trait mindfulness memiliki peran signifikan terhadap stres pengasuhan; dan (3) dukungan sosial memiliki peran signifikan terhadap stres pengasuhan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, yaitu survei cross- sectional. Partisipan penelitian adalah sejumlah 77 ibu yang memiliki anak dengan diagnosis gangguan spektrum autisme usia 2-18 tahun. Adapun instrumen yang digunakan adalah Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ), Medical Outcomes Study: Social Support Survey (MOS-SSS), dan Parenting Stress Index- Short Form (PSI-SF). Analisis data penelitian menggunakan regresi berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 22. Penelitian ini menemukan bahwa trait mindfulness dan dukungan sosial secara simultan memengaruhi stres pengasuhan (F = 11,434; 0,000) dengan kontribusi sebesar 23,6% (R2 = 0,236). Hasil dari persamaan regresi menunjukkan Y = 170,268 + (-0,544) X1 + (-0,120) X2. Secara terpisah pun trait mindfulness tetap memiliki peran terhadap stres pengasuhan (B = -0,544; ? = - 0,408; t = -3,390; p = 0,001). Sebaliknya, dukungan sosial tidak memiliki peran terhadap stres pengasuhan ketika dianalisis secara terpisah (B = -0,120; ? = - 0,124; t = -1,029; p = 0,307). Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa trait mindfulness lebih mampu memprediksi stres pengasuhan dibandingkan dukungan sosial. Temuan tersebut sekaligus merekomendasikan pada ibu untuk melatih mindfulness dengan teratur agar dapat menurunkan stres pengasuhan dalam mengasuh anak dengan gangguan spektrum autisme.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK S.Psi.67-22 Mel p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Dukungan sosial, gangguan spektrum autisme, ibu, stres pengasuhan, trait mindfulness | ||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF721-723 Child Psychology | ||||||
| Divisions: | 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 03:06 | ||||||
| Last Modified: | 27 Aug 2026 03:06 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145147 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


