RESA FELANI (2022) PENGARUH SUPLEMENTASI EDIBLE BIRD NEST 99% SELAMA 14 HARI TERHADAP KADAR INTERFERON-BETA (IFN-?) SERUM PADA TENAGA KESEHATAN YANG MERAWAT PASIEN COVID-19 DI RS DR. SOETOMO SURABAYA. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011618026315_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
011618026315_BAB I.pdf Download (524kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011618026315_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pandemi COVID-19 menempatkan tenaga kesehatan garis depan dalam resiko tinggi mortalitas. Ekstrak EBN dikenal memiliki efek proteksi terhadap invasi virus. EBN meningkatkan ekspresi IFN-? secara in vitro. Hingga saat ini, belum ada penelitian in vivo mengenai pengaruh ekstrak EBN 99% terhadap kadar IFN-? serum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi EBN 99% terhadap kadar IFN-? serum tenaga kesehatan yang merawat pasien COVID-19 di RS Dr. Soetomo Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain pretest-posttest one group. Seluruh subyek penelitian dilakukan pemeriksaan kadar IFN-? serum awal yang dilanjutkan dengan pemberian EBN 99% selama 14 hari. Pasien diobservasi selama suplementasi dan kemudian dilakukan pemeriksaan kadar IFN-? serum setelah 14 hari suplementasi EBN 99%. Hasil: Penelitian ini melibatkan 50 subyek penelitian dengan rata-rata usia 39 tahun dan 58% subyek penelitian berjenis kelamin perempuan. Secara keseluruhan tidak didapatkan perbedaan yang bermakna (p=0,881) antara kadar awal IFN-? serum (median 1,261 pg/ml, rentang 0,157-4,533 pg/ml) dengan kadar akhir IFN-? serum setelah suplementasi (median 1,426 g/m, rentang 0,123-17,533 pg/ml). Namun, terdapat potensi imunomodulasi dari EBN 99% di mana kelompok yang mengalami penurunan kadar IFN-? serum memiliki kadar awal IFN-? serum yang lebih tinggi dibandingkan kelompok yang mengalami kenaikan kadar IFN-? serum (median 1,824 pg/ml, rentang 0,224-4,533 pg/ml VS median 0,918 pg/ml, rentang 0,157-3,479 pg/ml; p=0,003). Tidak terdapat efek samping yanng signifikan pada semua subyek penelitian. Kesimpulan: Secara keseluruhan, tidak didapatkan perbedaan yang bermakna antara kadar IFN-? serum sebelum dan sesudah suplementasi EBN 99% selama 14 hari. Terdapat potensi imunomodulasi oleh EBN 99%, di mana kelompok yang memiliki kadar awal IFN-? serum rendah akan mengalami peningkatan sedangkan kelompok dengan kadar awal IFN-? serum yang tinggi akan mengalami penurunan. Potensi tersebut perlu diklarifikasi dengan penelitian selanjutnya.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.PD 20 - 23 Res p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | COVID-19, Edible bird’s nest, EBN, type-1 IFN, IFN-?, healthcare workers | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Dalam | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 03:58 | |||||||||
| Last Modified: | 27 Aug 2026 03:58 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145151 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


