Nur Immatul Ummah (2022) Mekanisme Deteksi Dini Peri-Implantitis melalui Pemeriksaan Analisis Biomarker Peri-Implantitis pada Peri-Implant Sulcular Fluid (PISF). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021911133064_HALAMAN JUDUL.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
021911133064_BAB I.pdf Download (330kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021911133064_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Peri-implantitis merupakan kondisi kegagalan pemasangan dental implant ditandai resorbsi tulang alveolar, penurunan osseointegrasi, hingga kondisi ketidaknyamanan pasien. Menurut World Workshop Classification of Periodontologi (2017) prevalensi pre-periimplantitis di dunia mencapai 31,7% dan 27,9%, pada kondisi severe. Pemeriksaan deteksi dini peri-implantitis saat ini melalui Bleeding on Probing (BOP) dan Probing Pocket Depth (PPD). Akan tetapi, kedua metode tersebut memiki tingkat sensitivitas yang rendah, sehingga kasus peri-implantitis awal sering tidak terdeteksi. Salah satu upaya dalam deteksi dini peri-implantitis melalui pemeriksaan analisis biomarker melalui Peri-Implant Sulcular Fluid (PISF). Tujuan: Menganalisis mekanisme deteksi dini peri-implantitis melalui pemeriksaan analisis biomarker peri-implantitis pada Peri Implant Sulcular Fluid (PISF). Metode: Penulisan literature review ini menggunakan penelusuran pustaka berupa teori dan data-data penelitian, berkaitan dengan kata kunci “peri-implantitis”, “biomarker peri-implantitis”, “peri-implant sulcular fluid”, dan Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA)” melalui PubMed, Google Scholar dan, Science Direct. Dari hasil pengumpulan didapatkan tujuh jurnal penelitian yang memenuhi syarat untuk dibahas. Hasil: Peri-Implant Sulcular Fluid (PISF) merupakan cairan sulkus peri-implan, digunakan sebagai indikator adanya eksudat inflamasi. Hal ini diakibatkan, kondisi peradangan disekitar implan terjadi pelepasan sel-sel inflamasi, sitokin, protein, dan produk degradasi dalam jaringan cairan sulkus gingiva, akibat aktivitas mikroorganisme patogen, sehingga mempengaruhi terjadinya perubahan kondisi jaringan gingiva dan menghasilkan zat tertentu untuk merusak sel. Pemeriksaan ini melalui paperstrip, dilanjut dengan metode ELISA. Hasil yang didapatkan dalam pemeriksaan berdasarkan jurnal yang dilakukan review, terdapat biomarker-biomarker inflamasi yang sering muncul seperti, IL-1?, TNF-?, MMP-8 pada tahap awal terjadinya peri-implantitis. Kesimpulan: Peri Implant Sulcular Fluid (PISF) dapat digunakan sebagai deteksi dini terjadinya peri-implantitis. Kata kunci: Peri-implantitis, biomarker peri-Implantitis, peri-implant sulcular fluid, dan Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA)
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG 179 - 23 Nur m | ||||
| Uncontrolled Keywords: | Peri-implantitis, peri-implantitis biomarkers, peri-implant sulcular fluid, and Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA) | ||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | ||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 03:12 | ||||
| Last Modified: | 28 Aug 2026 03:12 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145181 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


