Hubungan Nyeri Ortodonti Terhadap Kualitas Hidup (OHRQOL) Pada Pasien Ortodonti Cekat di RSKGMP Universitas Airlangga

Nadira Raevanisa (2022) Hubungan Nyeri Ortodonti Terhadap Kualitas Hidup (OHRQOL) Pada Pasien Ortodonti Cekat di RSKGMP Universitas Airlangga. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
021911133087_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB I)
021911133087_BAB I.pdf

Download (282kB)
[img] Text (FULLTEXT)
021911133087_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Nyeri ortodonti merupakan pengalaman subjektif dan gejala umum yang dirasakan pasien, yang diinduksi oleh pemberian tekanan ortodonti. Nyeri menjadi aspek penting terhadap kualitas hidup yang berkaitan dengan kesehatan mulut (OHRQOL). Penting untuk memahami sejauh mana dampak dari pengalaman nyeri terhadap keseharian pasien, terutama pengaruhnya terhadap fungsi dalam pengunyahan, berbicara, dampak psikologis dan sosial dari pasien. Tujuan: Untuk menilai hubungan antara intensitas nyeri ortodonti terhadap kualitas hidup (OHRQOL) pada pasien yang menjalani tahap awal perawatan ortodonti cekat. Metode: Comparative Pain Rating Scale digunakan untuk menilai intensitas nyeri, serta Oral Health Impact Profile-14 (OHIP-14) untuk menunjukkan dampak keparahan nyeri terhadap kualitas hidup (OHRQOL) dari 57 pasien yang sedang menjalani tahap awal perawatan ortodonti cekat (1-3 bulan perawatan). Jenis kelamin, usia, dan klasifikasi maloklusi menjadi karakteristik dari pasien yang dianalisis pengaruhnya terhadap variabel intensitas nyeri dan kualitas hidup (OHRQOL). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dan Two Way ANOVA. Hasil: Pada fase awal perawatan, sebagian besar pasien (53%) merasakan nyeri ringan, dan nyeri sedang (39%), serta nyeri berkurang dalam kurun waktu 1 minggu setelahnya. Skor keseluruhan OHRQOL adalah sebesar 17,4 + 8 yang menunjukkan dampak negatif terhadap kualitas hidup. Diperoleh korelasi positif antara intensitas nyeri dengan dimensi dari kualitas hidup (OHRQOL) meliputi dimensi keterbatasan fisik, ketidaknyamanan psikologis dan keterbatasan psikologis (r>0.50). Ditemukan perbedaan yang signifikan antara kelompok usia yang berbeda terhadap persepsi nyeri serta kualitas hidup (OHRQOL) (p<0.05). Simpulan: Terdapat hubungan antara pengalaman nyeri dengan kualitas hidup (OHRQOL) pada pasien ortodonti cekat di RSKGMP Universitas Airlangga. Kata Kunci: Nyeri ortodonti, Kualitas Hidup, OHRQOL, Tahap Awal Perawatan Ortodonti Cekat, OHIP-14

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FKG 189 - 23 Nad h
Uncontrolled Keywords: Orthodontic Pain, Quality of Life, OHRQOL, Initial phases of Orthodontic Treatment, OHIP-14
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK520-528 Orthodontics
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM
Nadira RaevanisaNIM021911133087
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 03 Sep 2026 04:09
Last Modified: 03 Sep 2026 04:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145384
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item