Shafira Rahmadianti, - (2022) Determinan Protokol Jaga Jarak Pada Usia Dewasa Di Indonesia Berdasarkan Reasoned Action Approach. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
111811133201_HALAMAN JUDUL.pdf Download (418kB) |
|
|
Text (BAB I)
111811133201_BAB I.pdf Download (83kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
111811133201_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pandemi COVID-19 yang telah menyebabkan kematian lebih dari 2,9 juta jiwa memerlukan upaya pencegahan untuk mengurangi laju penyebaran virus corona. Salah satu langkah pencegahan penyebaran COVID-19 oleh pemerintah Indonesia adalah memberlakukan protokol kesehatan, diantaranya menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan dari perilaku jaga jarak minimal 1 meter pada kelompok usia dewasa awal dan madya di Indonesia berdasarkan Reasoned Action Approach. Perilaku jaga jarak merupakan salah satu bentuk pencegahan penularan virus corona dengan tidak melakukan kontak fisik dalam jarak minimal 1 meter dengan orang lain (World Health Organization, 2021). Pengkajian perilaku jaga jarak dilakukan dengan menggunakan teori Reasoned Action Approach yang dikembangkan dari teori Planned of Behavior dan dapat digunakan untuk mengkaji dan memprediksi perilaku. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Pengambilan data dilakukan secara daring. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah skala perilaku jaga jarak berdasarkan teori RAA yang dikembangkan oleh Dewi dan kawan-kawan (2021). Terdapat 254 orang berusia 18-65 tahun yang menjadi responden dalam penelitian ini. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa usia (p = 0,007), jenis kelamin (p = 0,021), dan penghasilan keluarga (p = 0,002) berhubungan dengan perilaku jaga jarak minimal 1 meter responden. Hasil uji PLS-SEM menunjukkan bahwa intensi (p < 0,00) pada kelompok usia dewasa awal dan madya dapat memprediksi perilaku jaga jarak minimal 1 meter yang dilakukan oleh responden. Selain itu, intensi pada kelompok dewasa awal ditemukan dipengaruhi oleh sikap (p < 0,00) dan persepsi kontrol terhadap perilaku (p < 0,00). Hasil analisis path-coefficient pada kelompok dewasa awal juga menunjukkan bahwa 52% varians dari intensi dapat dijelaskan oleh sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol serta 24% varians dari perilaku jaga jarak pada kelompok ini dapat dijelaskan oleh intensi. Untuk intensi pada kelompok dewasa madya ditemukan hanya dipengaruhi oleh persepsi kontrol terhadap perilaku saja (p = 0,004). Hasil analisis path-coefficient pada kelompok dewasa madya menunjukkan bahwa 73% varians dari intensi dapat dijelaskan oleh sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol serta 26% varians dari perilaku jaga jarak pada kelompok ini dapat dijelaskan oleh intensi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK S.Psi.70-22 Sha d | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | COVID-19, Protokol Kesehatan, Jaga Jarak, Reasoned Action Approach | ||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology | ||||||
| Divisions: | 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 03:45 | ||||||
| Last Modified: | 04 Sep 2026 03:45 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145423 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


