Lazuardi Asrurullah Allatif (2022) Determinan Fisik Dan Psikologis Pada Lansia Yang Terdampak Covid-19 Selama Pandemi. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
S.FKP.39-22-hal i.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
S.FKP.39-22-bab 1.pdf Download (335kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
S.FKP.39-22.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Determinan Fisik Dan Psikologis Pada Lansia Yang Terdampak Covid-19 Selama Pandemi Peningkatan jumlah kasus covid-19 membawa dampak buruk bagi mental semua orang, terlebih lanjut usia (lansia). Lansia memiliki kelemahan fisik dan psikis pada pandemi covid-19 karena sulit dalam melakukan penyesuaian diri. dan mengalami penurunan produksi hormon dalam tubuh yang berakibat pada menurunnya fungsi organ-organ di dalam tubuhnya, terlebih lagi bagi lansia yang memiliki penyakit bawaan. Tujuan tinjauan pustaka ini adalah mengetahui determinan fisik dan psikologis pada lansia yang terdampak Covid-19 selama pandemi pada studi-studi sebelumnya. Studi yang dilakukan tinjuaan adalah penelitian dari tahun 2019 hingga 2020 pada database jurnal yang bereputasi baik. Peneliti menggunakan JBI appraisal tools untuk menilai dan memilah artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi meliputi: (1) Studi yang menganalisis determinan fisik dan psikologis pada lansia yang terdampak Covid-19 dengan menggunakan semua studi observasional ataupun non-eksperimental; (2) Lansia yang terdampak covid; (3) Usia subyek lebih dari 60 tahun; dan (4) Publikasi dilakukan tahun 2019-2020. Sedangkan Kriteria eksklusi meliputi Studi yang memiliki desain eksperimental. Hasil dari pencarian menemukan 19 artikel penelitian yang sesuai dengan kriteria. Peneliti menemukan bahwa determinan fisik pada lansia yang terdampak Covid-19 adalah adanya disfungsi multi-sistem organ yaitu yang disebabkan oleh sesak nafas (dispnea) yang berat, munculnya penyakit kardiovaskular, dan adanya gangguan ingatan. Determinan psikologis pada lansia yang terdampak Covid-19 adalah adanya perasaan ketergantungan mental berat karena perawatan medis dan tidak didampingi oleh keluarga. Ketergantungan mental berat yang disebabkan ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas apapun akibat penyakit fisik menimbulkan kecemasan berlebihan, stres, maupun rasa takut akan kematian. Kecemasan berlebihan sendiri biasanya berasal dari persepsi lansia terhadap peristiwa Covid-19 yang tidak terkendali
Actions (login required)
![]() |
View Item |


