Gusti Ayu Rivanya Pratistitha (2022) HUBUNGAN KONSUMSI DAGING OLAHAN DAN PRODUK SUSU KEMASAN DENGAN KEJADIAN KANKER DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101811233087_HALAMAN JUDUL.pdf Download (924kB) |
|
|
Text (BAB I)
101811233087_BAB I.pdf Download (283kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811233087_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Penyakit kanker memiliki berbagai macam faktor resiko yang dapat dikelompokkan ke dalam dua jenis yaitu faktor resiko yang tidak dapat di intervensi seperti usia dan genetik serta faktor resiko yang dapat di intervensi, seperti pola konsumsi. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa konsumsi daging olahan dan produk susu kemasan dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker. Hal tersebut dikarenakan terkandungnya zat karsinogen di dalam daging olahan serta produk susu kemasan yang dapat menyebabkan mutasi sel kanker apabila dikonsumsi dalam jumlah yang tinggi. Desain penelitian ini adalah case-control. Variabel independen yaitu pola konsumsi daging olahan dan produk susu kemasan, serta variabel dependen yaitu kanker. Sampel penelitian merupakan pasien kanker di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Penelitian ini menggunakan matching characteristic usia dan jenis kelamin. Pola konsumsi daging olahan dan produk susu kemasan didapat dengan menggunakan wawancara kuisioner SQ-FFQ. Data diuji dengan menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan jenis konsumsi daging olahan yang sedikit pada kedua kelompok, jumlah konsumsi daging olahan rendah pada kelompok kasus (62,5%) dan tinggi pada kelompok kontrol (65,6%), frekuensi konsumsi daging olahan tidak pernah pada kelompok kasus (62,5%) dan jarang pada kelompok kontrol (65,6%). Untuk jumlah dan frekuensi konsumsi produk susu kemasan rendah pada kedua kelompok. Hasil uji chi square menunjukkan tidak ada hubungan signifikan pada jenis daging olahan, jumlah dan frekuensi produk susu kemasan dengan kejadian kanker (p value>0.05). Terdapat hubungan signifikan antara riwayat genetik, jumlah dan frekuensi daging olahan dengan kejadian kanker (p value<0.05). Uji regresi logistic menunjukkan variabel yang lebih dominan adalah jumlah dan frekuensi konsumsi daging olahan. Kesimpulan dari penelitian ini tidak ada hubungan signifikan antara pola konsumsi produk susu kemasan dengan kejadian kanker. Terdapat hubungan signifikan antara jumlah dan frekuensi konsumsi daging olahan. Dan resiko makin diperkuat apabila riwayat genetik lebih dominan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM.G 63 - 23 Gus h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | cancer, processed meat, packaged dairy products, consumption patterns | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer) |
||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Program Studi Gizi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||||
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 02:12 | ||||||
| Last Modified: | 09 Sep 2026 02:12 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146011 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


