Safitri Ariyanti (2022) Analisis Faktor Risiko Yang Berkontribusi Dengan Kemungkinan Kejadian Gastro-Esophageal Reflux Disease Pada Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Saat Pandemi Covid-19. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
S.FKP.40-22- bab 1.pdf Download (197kB) |
|
|
Text (BAB 1)
S.FKP.40-22-hal i.pdf Download (497kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
S.FKP.40-22.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang :. Gastro-Esophageal Reflux Disease (GERD) mempengaruhi semua kelompok umur, berbagai gaya hidup serta faktor psikologis diakui sebagai faktor risiko yang berkontribusi dengan kejadian GERD. Mahasiswa profesi Ners dihadapkan dengan perubahan gaya hidup dan tekanan psikologis pada saat pandemic Covid-19 ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berkontibusi dengan kemungkinan kejadian GERD pada mahasiswa profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. Metode : metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga reguler dan alih jenis sebanyak 112 responden menggunakan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner selanjutnya dianalisis menggunakan spearman rho’ dengan ???? ? 0,05. Hasil : Responden dengan kemungkinan GERD (20,5%), mayoritas responden memiliki IMT normal (79,5%), kuantitas tidur 5-7 jam (73,2%), kualitas tidur buruk (69,6%), stress sedang (66,1%), pola makan baik (70,5%), konsumsi kopi rendah (84,8%), tidak cemas terhadap Covid-19 (52,7%). Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat hubungan antara kuantitas tidur (p=0,014;r=0,231), kualitas tidur (p=0,011;r=0,239), stress (p=0,005;r=0,265), konsumsi kopi (p=0,000;r=0,401), kecemasan terhadap Covid-19 (p=0,020;r=0,219) dengan kemungkinan kejadian GERD pada mahasiswa profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bawha tidak terdapat hubungan antara IMT (p=0,477), pola makan (p=0,100) dengan kemungkinan kejadian GERD pada mahasiswa profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. Kesimpulan : Ada hubungan antara kuantitas tidur, kualitas tidur, stress, konsumsi kopi, dan kecemasan terhadap Covid-19, meskipun hasil dari penelitian diketahui tidak ada hubungan antara IMT dan pola makan namun tetap perlu memperhatikan faktor tersebut dalam memberikan informasi dan edukasi kepada mahasiswa mengenai GERD.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S FKP 40/22 Saf a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | "GERD, kuantitas tidur, kualitas tidur, stress, konsumsi kopi, kecemasan terhadap Covid-19, pola makan, indeks massa tubuh, mahasiswa " | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC799-869 Diseases of the digestive system. Gastroenterology R Medicine > RT Nursing |
||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | ||||||
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 05:41 | ||||||
| Last Modified: | 09 Sep 2026 05:41 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146035 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


