Perbedaan Kualitas Hidup Antara Pasien yang Ikut dan Tidak Ikut Komunitas Epilepsi Menggunakan Kuesioner QOLIE-31

WENDY AMELIA SIHOMBING (2022) Perbedaan Kualitas Hidup Antara Pasien yang Ikut dan Tidak Ikut Komunitas Epilepsi Menggunakan Kuesioner QOLIE-31. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011728036307_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (562kB)
[img] Text (BAB I)
011728036307_BAB I.pdf

Download (380kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011728036307_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan Penelitian : Bagi penderita penyakit kronis seperti epilepsi, tujuan utama pengobatan adalah untuk mengontrol kejang tanpa efek samping, dengan kualitas hidup yang optimal. Meningkatkan kualitas hidup pasien epilepsi merupakan tantangan besar. Dukungan sosial dapat membantu individu mengurangi depresi dan stres, meningkatkan efikasi diri dalam mengatasi situasi yang merugikan, dan meningkatkan kualitas hidup. Dukungan sosial tersebut dapat didapat salah satunya dari komunitas epilepsi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan kualitas hidup antara pasien yang ikut dan tidak ikut komunitas epilepsi dengan menggunakan kuesioner QOLIE-31. Metode : Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional studi. Subyek penelitian adalah pasien epilepsi yang datang ke poliklinik saraf RSUD Dr. Soetomo, dan RS Universitas Airlangga Surabaya, serta pasien epilepsi yang tergabung dalam komunitas Orang Dengan Epilepsi (ODE) Jawa Timur, dalam periode penelitian bulan Januari hingga Juli 2022, yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Metode pengambilan subyek dengan menggunakan consecutive sampling. Hasil : Besar sampel pada penelitian ini adalah 72 subyek. Pada kelompok subyek yang ikut komunitas epilepsi terdapat 91,7% dengan kualitas hidup baik. Pada kelompok pasien yang tidak ikut komunitas epilepsi terdapat 72,2% dengan kualitas hidup baik. Hasil analisis dengan Chi Square terdapat perbedaan bermakna secara statistik dengan p=0.032. Kesimpulan : Kualitas hidup pasien epilepsi yang ikut komunitas epilepsi, lebih baik daripada pasien yang tidak ikut komunitas epilepsi, yang bermakna secara statistik diukur menggunakan kuesioner QOLIE-31.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.N 02 - 23 Wen p
Uncontrolled Keywords: Epilepsy, People With Epilepsy, Quality of life, Community, QOLIE-31
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Neurologi (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
WENDY AMELIA SIHOMBINGNIM011728036307
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorKURNIA KUSUMASTUTINIDN195708241985112001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 09 Sep 2026 06:58
Last Modified: 09 Sep 2026 06:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146070
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item