Aprilia Mazikhatul Faizah, - (2022) HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI KEDOKTERAN DI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011911133016 HALAMAN I.pdf Download (630kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133016 BAB I.pdf Download (44kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133016.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Stres merupakan respon nonspesifik generalisata tubuh terhadap setiap faktor yang mengancam kemampuan kompensasi tubuh untuk mempertahankan homeostasis. Respon stres akut pada individu muda yang sehat mungkin adaptif dan biasanya tidak mengganggu kesehatan. Namun, jika ancamannya tidak kunjung reda, efek jangka panjang dari stresor dapat merusak kesehatan, salah satunya berdampak pada siklus menstruasi yang menjadi tidak teratur. Ketidakteraturan siklus menstruasi merupakan indikator penting dari masalah kesehatan saat ini maupun potensi masalah kesehatan yang akan datang. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres dan siklus menstruasi pada Mahasiswi Kedokteran di Surabaya. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner DASS-21 dan kuesioner identitas diri serta siklus menstruasi. Populasi penelitian ini merupakan mahasiswi salah satu fakultas kedokteran di Surabaya angkatan 2019. Sampel penelitian ini sebanyak 100 mahasiswi yang memenuhi kriteria inklusi serta eksklusi yang diperoleh dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Variabel yang diteliti pada penelitian ini merupakan tingkat stres dan siklus menstruasi. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat stres normal (tidak stres) yaitu sebesar 75.0%. Responden yang memiliki tingkat stres ringan sebesar 15.0% dan stres sedang sebesar 10.0%. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki siklus menstruasi dalam rentang normal (71.0%), sedangkan responden yang memiliki siklus menstruasi diluar rentang normal cukup banyak sebesar 29.0%. Hasil uji statistik menggunakan uji korelasi rank Spearman didapatkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.169 (>0.05), yang menunjukkan bahwa hubungan antara tingkat stres dan siklus menstruasi tidak signifikan atau tidak berarti. Kesimpulan dan Saran : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan siklus menstruasi pada mahasiswi kedokteran di Surabaya. Penelitian serupa disarankan untuk dilakukan termasuk meneliti faktor – faktor lain yang berhubungan dengan stres maupun gangguan siklus menstruasi. Kata Kunci : Tingkat stres, siklus menstruasi, mahasiswi kedokteran
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 182 - 23 Apr h | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Stress Level, Menstrual Cycle, Medical Students | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics |
|||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 07:29 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Sep 2026 07:29 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146237 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


