Fitri Maulidya, - (2022) Pemodelan Angka Buta Huruf Di Provinsi Papua Dengan Pendekatan Geographically Weighted Regression. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
081811833009_HALAMAN JUDUL.pdf Download (541kB) |
|
|
Text (BAB I)
081811833009_BAB I.pdf Download (159kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
081811833009_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tingginya persentase Angka Buta Huruf (ABH) dapat memberi pengaruh signifikan pada indikator kemiskinan, keterbelakangan masyarakat, dan terhambatnya peningkatan taraf hidup. Pemerintah berupaya dalam menekan persentase ABH agar mencapai tujuan SDGs yaitu pada tahun 2030 memastikan semua remaja dan sejumlah orang dewasa tanpa memandang gender dapat mencapai kemampuan baca tulis dan kemampuan berhitung. Pada tahun 2020 BPS mencatat bahwa Papua sebagai Provinsi dengan persentase ABH tertinggi di Indonesia sebesar 22,10%. Faktor geografis seperti daerah dengan akses mudah dijangkau berkesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik didukung dengan fasilitas pendidikan dan tenaga pendidik yang cukup banyak sehingga dapat menekan persentase ABH di daerah tersebut. Adanya faktor geografis tersebut, sebagai upaya pemberantasan buta huruf di Provinsi Papua peneliti melakukan pemodelan statistika dengan mempertimbangan letak geografis menggunakan pendekatan Geographically Weighted Regression (GWR). Pada penelitian ini pembobot yang dipilih adalah pembobot Adaptive Gaussian Kernel dengan nilai AIC terkecil sebesar 227,51. Hasil analisis pemodelan GWR diperoleh nilai ????2 sebesar 89,91%. Berdasarkan uji kesesuaian diperoleh nilai ????<????0,95(7,849;24)=0,6000279<2,364363 sehingga dikatakan terdapat perbedaan signifikan antara model regresi linier global dan model GWR. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan di Provinsi Papua diperoleh bahwa persentase ABH di 27,59% kota/kabupaten dipengaruhi oleh persentase guru tingkat SD, persentase ABH di 6,9% kota/kabupaten dipengaruhi oleh persentase sumber penerangan bukan listrik, persentase ABH di 34,38% kota/kabupaten dipengaruhi oleh persentase guru tingkat SD dan persentase APM tingkat SD, dan persentase ABH di 31,03% kota/kabupaten tidak dipengaruhi secara signifikan oleh variabel dalam penelitian ini.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.S.22/22 Fit p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Angka Buta Huruf, Geographically Weighted Regression, Pendidikan | |||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HA Statistics > HA1-4737 Statistics L Education |
|||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Statistika | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 07:48 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Sep 2026 07:48 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146260 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


