SUKMA ARUM SEKAR TAJI, - (2022) ANALISIS PENERIMAAN SILACAK DALAM KEGIATAN TRACING DI WILAYAH DKI JAKARTA DENGAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL 3 (TAM 3). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
cover.pdf Download (369kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (83kB) |
|
|
Text (full text)
101811133136.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
"Kejadian COVID-19 di Indonesia masih terus terjadi dan DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan kasus terbanyak dan memerlukan suatu penanganan. Cara pencegahannya dapat dilakukan dengan kegiatan tracingyang biasa dilakukan oleh seorang tracer dengan menggunakan Silacak. Silacak merupakan sistem informasi yang dikeluarkan untuk membantu kegiatan pelacakan dan pencatatatan kontak erat sehingga perlu diukur tingkat penerimaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penerimaan Silacak bagi petugas tracer dalam kegiatan tracing kontak erat kasus konfirmasi COVID-19 di wilayah DKI Jakarta dengan menggunakan Technology Acceptance Model 3 (TAM 3). Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan evaluasi. Sampel penelitian sebanyak 275 petugas yang diambil dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner modifikasi TAM 3. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara subjective norm (19,5%), job relevance (37,8%), dan output quality (36,1%) terhadap perceived usefulness. Terdapat pengaruh antara computer self-efficacy (3,9%,) dan perception of external control (20,4%) terhadap perceived ease of use. Selain itu, perceived ease of use berpengaruh terhadap perceived usefulness (35,5%). Variabel yang berpengaruh terhadap behavioral intention diantaranya ialah subjective norm (19,7%), perceived ease of use (35,6%), dan perceived usefulness (26,2%). Sedangkan use behavior dipengaruhi langsung oleh behavioral intention (27%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah variabel dari TAM 3 yang digunakan saling berpengaruh terhadap penerimaan Silacak bagi petugas tracer. Use behavior Silacak dipengaruhi langsung oleh behavioral intention dan dipengaruhi secara tidak langsung oleh subjective norm, job relevance, output quality, computer self efficacy, perception of external control, perceived ease of use, dan perceived usefulness. Sebaiknya perlu dilakukan evaluasi rutin secara berkala guna mengetahui keluhan dan permasalahan yang dirasakan oleh petugas tracer selama menggunakan Silacak agar dapat diperbaiki dengan segera."
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 54 - 23 Suk a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Silacak, TAM 3, tracer, tracing | ||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 04:10 | ||||||
| Last Modified: | 11 Sep 2026 04:10 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146379 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


