CLONIA MILLA, - (2022) Hubungan Asupan Kalsium-fosfor dalam Makanan dengan Kadar Kalsium, Fosfat, dan Status Nutrisi Pasien Penyakit Ginjal Kronik Stadium Akhir Yang Menjalani Hemodialisis Reguler. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011911133006 HALAMAN I.pdf Download (974kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133006 BAB I.pdf Download (46kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133006.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Penyakit ginjal kronis (PGK) memiliki mortalitas dan morbiditas tinggi, yakni menempati peringkat 12 penyebab kematian terbanyak di dunia dan mengharuskan pasien untuk menjalani terapi pengganti fungsi ginjal pada stadium akhir penyakit, salah satunya merupakan hemodialisis. Akan tetapi, keterbatasan yang ada membuat hemodialisis tidak mampu sepenuhnya melindungi pasien dari komplikasi, di antaranya malnutrisi dan gangguan mineral-tulang (GMT-PGK). Banyak usaha dilakukan unutk mengontrol kadar kalsium dan fosfor, akan tetapi, tidak banyak penelitian yang membahas diet dengan parameter laboratorium tersebut. Selain itu, diet rendah fosfor juga menimbulkan dilema karena secara tidak langsung bertentangan dengan prinsip diet tinggi protein untuk pasien hemodialisis. Oleh karena itu, penelitian ini membahas hubungan antara asupan kalsium-fosfor dengan kadar kalsium, fosfat, dan status nutrisi pada pasien hemodialisis. Metode: Penelitian ini merupakan suatu studi potong lintang menggunakan data sekunder pada sebanyak 88 subjek yang diambil dari populasi pasien PGK stadium akhir yang menjalani hemodialisis rutin di Instalasi Hemodialisis RSUD Dr. Soetomo per Maret—Juni 2022. Analisis dilakukan dengan JASP 0.16.2.0 untuk presentasi data secara deskriptif serta asosiatif dengan uji Spearman. Hasil: Penelitian ini menghasilkan uji bivariat berupa korelasi yang tidak signifikan antara asupan kalsium dengan kadar kalsium terkoreksi (p = 0,988; rs = -0,002) serta asupan fosfor dalam makanan dengan kadar fosfat plasma (p = 0,097; rs = 0,199). Sementara itu, hubungan antara variabel asupan fosfor dalam makanan dengan status nutrisi menunjukkan korelasi positif lemah dan signifikan (p = 0,044; rs = 0,215*). Kesimpulan: Sebagai kesimpulan, terdapat hubungan positif antara asupan fosfor dalam makanan dengan status nutrisi pasien hemodialisis rutin.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 193 - 23 Clo h | ||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | chronic kidney disease, mineral-bone disease, calcium, phosphorus, nutritional status, phosphate, albumin, diet | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC648-665 Diseases of the endocrine glands. Clinical endocrinology | ||||||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | ||||||||||||
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||||||||
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 09:06 | ||||||||||||
| Last Modified: | 11 Sep 2026 09:06 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146437 | ||||||||||||
| Sosial Share: | |||||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


