mukharomah, - (2022) Terapi Komplementer Non Medis Yang Digunakan Pasien Kanker Serviks Di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
012111223003 HALAMAN I.pdf Download (454kB) |
|
|
Text (BAB I)
012111223003 BAB I.pdf Download (56kB) |
|
|
Text
012111223003.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Pengobatan konvensional pada kanker serviks umumnya mempunyai efek samping dan menimbulkan nyeri, hal ini menyebabkan penderita sering berhenti meneruskan pengobatan dan mencari alternatif lain. Studi terdahulu menunjukkan bahwa terapi komplementer akhir-akhir ini banyak diminati penderita kanker serviks. Tujuan: Mengindentifikasi terapi komplementer yang digunakan pasien kanker serviks. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Poli Ongkologi Kandungan, bertempat di gedung Pusat Pengembangan Layanan Kanker (PPLK) RSUD Dr. Soetomo Surabaya dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel sebanyak 91 pasien kanker serviks dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang dibuat oleh peneliti. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis univariat dengan teknik statistik deskriptif. Hasil: Dari 934 populasi yang termasuk dalam kriteria inklusi yaitu 91 responden. Diketahui dari 91 responden, 51,6% (47 orang) menggunakan terapi komplementer produk alami yang paling sering digunakan dibandingkan dengan praktik tubuh dan metode pikiran baik secara tunggal atau kombinasi 44 (48,4%) orang. Sebagian besar responden menggunakan bahan alami daun sirsak (42,9%), kunyit putih (38,5%), dan kunyit (37,4%). Sebagian kecil menggunakan terapi pikiran-tubuh yaitu pijat (27,5%) dan aromaterapi (15,4%). Sebagian besar alasan penggunaan untuk mengurangi gejala kanker (74,7%) dengan frekuensi penggunaan sangat sering (68,1%), dan hal ini menyebabkan berhenti sementara dalam pengobatan medis (91,2%). Hampir sebagian responden mendapatkan informasi dari teman (31,9%) dan hampir seluruhnya responden tidak mengkonsultasikan penggunaan terapi komplementer kepada dokter (78%). Kesimpulan: Sebagian besar pasien kanker serviks menggunakan produk alami dan hanya sebagian kecil yang menggunakan terapi pikiran-tubuh. Produk alami yang banyak digunakan adalah daun sirsak, kunyit putih dan kunyit. Terapi tubuh dan metode pikiran menggunakan pijat dan aromaterapi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.B 39 - 23 Muk t | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | complementary therapy, cervical cancer, non medis. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer) | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 07:01 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Sep 2026 07:01 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146530 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


