Oktavia Jakti Wahyu Wibowo (2022) Analisis Faktor Self -Efficacy Ibu Hamil Risiko Tinggi Melakukan Antenatal Care Selama Pandemi Covid-19. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
132011123001 hal i.pdf Download (289kB) |
|
|
Text (BAB 1)
132011123001 bab 1.pdf Download (65kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
132011123001.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Kondisi pandemi COVID-19 berpotensi menurunkan self-efficacy ibu dalam melaksanakan antenatal care yang mengakibatkan peningkatan risiko tinggi kehamilan. Self -efficacy ibu hamil melakukan antenatal care selama pandemi COVID-19 bervariatif dengan faktor-faktor yang belum dapat dijelaskan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi self - efficacy ibu hamil risiko tinggi melakukan antenatal care selama pandemi COVID-19. Metode: Desain penelitian menggunakan cross-sectional. Responden adalah 145 ibu hamil risiko tinggi melakukan antenatal care selama pandemi COVID-19 dipilih melalui teknik purposive sampling. Variabel independen adalah usia, tingkat pendidikan, status gravida, pendapatan keluarga dan dukungan keluarga.Variabel dependen pada penelitian ini adalah self -efficacy. Instrumen yang digunakan adalah kuisoner. Analisis menggunakan uji statistik Regresi Logistik dengan tingkat signifikasi ? = 0,05. Hasil: Berdasarkan hasil uji menunjukkan pengaruh antara Usia (p=0,002), Tingkat pendidikan (p=0,042) dan dukungan keluarga (p=0,015) dengan self -efficacy ibu hamil risiko tinggi melakukan ANC selama pandemi COVID-19 sedangkan status gravida dan pendapatan keluarga tidak memiliki pengaruh terhadap self -efficacy. Faktor yang paling dominan memberikan pengaruh dengan self -efficacy ibu hamil risiko tinggi adalah dukungan keluarga Exp (B) 2,680. Diskusi: Faktor usia, tingkat pendidikan dan dukungan keluarga merupakan faktor yang mempengaruhi self - efficacy terhadap kunjungan antenatal care selama pandemi. Ibu hamil mayoritas memasuki usia risiko tinggi dengan tingkat pendidikan menengah dan ibu hamil yang memiliki dukungan keluarga yang cukup cenderung memiliki self -efficacy yang tinggi. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai self -efficacy dengan perilaku kunjungan antenatal care pada ibu hamil risiko tinggi selama pandemi COVID-19.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKP.23-22 Okt a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | ibu hamil risiko tinggi, antenatal care, self -efficacy, COVID-19 | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RT Nursing |
|||||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 04:20 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Sep 2026 04:20 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146667 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


