Nadia rahmawati, - (2022) Hubungan Antara Pemberdayaan Perempuan dengan Praktik Pemberian Makanan Bayi dan Anak Di Indonesia. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (467kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (49kB) |
|
|
Text (FULTEXT)
132011123063.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: ibu memiliki hak dalam memberikan nutrisi yang tepat untuk anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemeberdayaan perempuan dengan praktik pemberian makanan bayi dan anak di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan data dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2017. Sebanyak 4735 ibu yang memiliki anak berusia 6-23 bulan dan tinggal bersama terpilih untuk menjadi responden. Data yang diperoleh menggunakan pendekatan Cross-sectional. Uji regresi logistik digunakan untuk menetukan hubungan pemberdayaan perempuan dengan praktik pemberian makanan. Analisis data menggunakan STATA 16.0. Hasil: Usia anak [AOR=11.95; 95% CI=9.09-15.71], pendidikan ibu [AOR=8.03; 95% CI=3.01-21.39], kuintil kekayaan [AOR=3.42; 95% CI=2.44-4.79], status pekerjaan ibu [AOR=1.20; 95% CI=1.01-1.44], pembelian keperluan rumah tangga [AOR=0.71; 95% CI=0.56-0.92], kesehatan perempuan [AOR=1.35; 95% CI=1.00-1.81], kepemilikan aset [AOR=1.24; 95% CI=1.05-1.47] berhubungan secara signifikan dengan keanekaragaman pemberian jenis makanan di Indonesia. Usia Ibu [AOR=0.80; 95% CI=0.65-1.01], pendidikan ibu [AOR=1,27; 95% CI=1.03-1.57], kuintil kekayaan [AOR=1.56; 95% CI=1.14-2.13], daerah tempat tinggal [AOR=1.35; 95% CI=1.11-1.63], status pekerjaan ibu [AOR=1.26; 95% CI=1.07-1.49] berhubungan signifikan dengan praktik pemberian frekuensi minimal makan harian di Indonesia. Usia anak [AOR=4.44; 95% CI=3.36-5.87], pendidikan ibu [AOR=4.54; 95% CI=1.51-13.59], kuintil kekayaan [AOR=2.41; 95% CI=1.79-3.23] status pekerjaan ibu [AOR=1.20; 95%CI=1.02-1.41] dan pembelian keperluan rumah tangga [AOR=0.78; 95% CI=0.63-0.98] berhubungan signifikan dengan praktik pemberian diet minimum pada anak di Indonesia Kesimpulan: program intervensi harus menargetkan ibu dengan karakteristik sosio-demografis seperti pendidikan dan status ekonomi yang lebih rendah untuk meningkatkan praktik pemberian makanan pada anak mereka sehingga meningkatkan kesejahteraan kesehatan anak.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKP 68 - 23 Nad h | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pemberdayaan Perempuan, Praktik Pemberian Makan Anak, Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing > RT1-120 Nursing | |||||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 04:21 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Sep 2026 04:21 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146670 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


