LATHIFA DEVIRA OKTAVIANA, - (2022) Analisis Faktor Risiko Karakteristik, Personal Hygiene, Pengetahuan Dan Kondisi Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Skabies Pada Santri Pondok Pesantren Di Indonesia : Meta Analysis Tahun 2011-2021. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
cover.pdf Download (474kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (53kB) |
|
|
Text (full text)
101811133031.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
"Penyakit skabies dapat menyerang orang dari semua golongan ras dan kelas sosial. Di Indonesia prevalensi penyakit skabies pada tahun 2018 sebesar 5,6% - 12,95% dan menduduki urutan ke 3 dari 12 penyakit kulit terbanyak. Kejadian skabies tertinggi di Indonesia banyak ditemukan pada lingkungan pondok pesantren dikarenakan tinggal dalam kondisi berkelompok. Secara umum, penyakit skabies disebabkan oleh infeksi tungau Sarcoptes scabiei var. homoni, di mana penularannya dapat menyebar dengan cepat melalui kontak fisik yang dekat dan terus menerus. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko karakteristik, personal hygiene, pengetahuan, dan kondisi sanitasi lingkungan dengan kejadian skabies pada santri pondok pesantren di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian literature review systematic dengan desain studi Meta-analisis yang menggunakan software JASP version 0.14.1. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder 10 tahun terakhir (2011-2021) yang diperoleh melalui database Google Scholar sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Diperoleh 29 artikel penelitian yang relevan dengan desain cross-sectional. Hasil identifikasi tertinggi dengan kejadian skabies pada santri pondok pesantren di Indonesia yang menunjukkan tidak memenuhi syarat di atas 50% yaitu kondisi sanitasi lingkungan terdapat 6 (100%) artikel, kepadatan hunian terdapat 4 (100%) artikel penelitian dan ventilasi terdapat 5 (100%) artikel penelitian. Hasil analisis beberapa penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan tertinggi pada variabel jenis kelamin (85,7%) dengan kejadian skabies pada santri pondok pesantren di Indonesia. Hasil Meta-analisis faktor risiko tertinggi pada personal hygiene yang memiliki risiko 2.054 kali lebih besar terhadap kejadian skabies. Diharapkan pihak pondok pesantren dapat melakukan upaya pengendalian terhadap risiko terjadinya skabies pada santri pondok pesantren dengan cara upaya penyuluhan secara berkala terkait faktor-faktor risiko penyabab kejadian skabies dengan bekerja sama dengan pihak puskesmas setempat agar pengetahuan dan wawasan santri meningkat. "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 51 - 23 Lat a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: scabies disease, Islamic boarding school, Meta-analysis, personal hygiene | ||||||
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB1555-1602 Elementary or public school education | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 06:38 | ||||||
| Last Modified: | 14 Sep 2026 06:38 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146700 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


